News Update

Tumbuh 6,2%, Kredit Bank BJB Capai Rp75,8 Triliun

Jakarta– PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) sebagai agen pembangunan terus meningkatkan kinerjanya, hal ini terlihat penyaluran kredit tercatat Rp75,8 triliun atau berhasil tumbuh sebesar 6,2% secara tahunan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Agus Mulyana selaku Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko yang melaksanakan tugas Direktur Utama saat mengumumkan kinerja keuangan Perseroan Triwulan I 2019 yang bertempat di Ballroom Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jum’at (26/4/19).

“Pertumbuhan kredit didorong oleh kredit mikro yang berhasil tumbuh 11,1% atau mencapai sebesar Rp5,5 triliun,” kata Agus di Jakarta, Jumat 26 April 2019.

Dalam perannya selaku bank pembangunan, bank BJB juga terus mendukung program-program Pemerintah termasuk mendorong pembiayaan UMKM. Sebagaimana diketahui perekonomian di Provinsi Jawa Barat ditopang salah satunya oleh meningkatnya sektor UMKM.

Peningkatan pertumbuhan kredit di sektor UMKM berhasil dilakukan melalui beberapa strategi yaitu diantaranya program One Village One Company (OVOC) dengan memberdayakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) termasuk meningkatkan akses perbankan di masyarakat pedesaan melalui layanan Laku Pandai, program kemitraan dalam menyalurkan Kredit Usaha Rakyat, memperkuat sinergi melalui kerjasama dengan BPR dan Lembaga Keuangan Mikro serta program-program lainnya yang dapat mendorong pertumbuhan sektor UMKM.

Selain itu, BJB juga menjaga kalitas kredit dengan terjaga dengan baik dengan rasio kredit bermasalah (NPL) pada di level 1,68% lebih baik dibandingkan rasio NPL rata-rata industri perbankan yang sebesar 2,59%.

Selain sektor UMKM, bank bjb juga mendukung pembangunan ekonomi di daerah maupun nasional melalui pembiayaan kepada sektor infrastruktur yang sejalan dengan target Pemerintah untuk memprioritaskan dua sektor tersebut.

Bank BJB juga memprioritaskan proyek-proyek berskala nasional seperti pembangunan jalan tol, proyek pembangunan pelabuhan baru, proyek penyediaan air minum dan proyek pembangunan bendungan serta jaringan irigasi yang berada di wilayah Jawa Barat dan Banten. Untuk mengakselerasi hal tersebut, bank bjb berkolaborasi dengan BUMD-BUMD lain di wilayah Jawa Barat dan Banten agar program-program Pemerintah dapat segera direalisasikan. (*)

Suheriadi

Recent Posts

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

8 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

9 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

10 hours ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

10 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

10 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

10 hours ago