Perbankan

Tumbuh 4,2 Persen, Laba Maybank Group Sepanjang 2025 Jadi Segini

Poin Penting

  • Laba bersih Maybank Group naik 4,2 persen yoy menjadi RM10,51 miliar, didukung pendapatan stabil, pengelolaan biaya disiplin, dan kualitas aset kuat
  • Pendapatan berbasis dana bersih naik 2,7 persen menjadi RM20,23 miliar, non-bunga RM10,15 miliar, PBT naik 4,6 persen menjadi RM14,33 miliar
  • Maybank Group akan membagikan dividen 63 sen per saham, rasio pembayaran 72,4 persen, yield 6,0 persen untuk tahun buku 2025.

Jakarta – Maybank Group berhasil mencetak kinerja positif sepanjang 2025. Laba bersih perseroan tumbuh 4,2 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy) menjadi RM10,51 miliar per Desember 2025.

Pencapaian kinerja tersebut didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang stabil, pengelolaan biaya yang disiplin, serta kualitas aset yang tetap tangguh.

Sementara itu, laba sebelum pajak (PBT) meningkat 4,6 persen yoy menjadi RM14,33 miliar, mencerminkan kinerja operasional yang lebih kuat dan penurunan biaya kredit sepanjang tahun. 

Capaian laba perseroan juga disokong kenaikan pendapatan berbasis dana bersih menjadi RM20,23 miliar dan pendapatan non-bunga (NOII) menjadi RM10,15 miliar, masing-masing meningkat 2,7 persen yoy. Alhasil, pendapatan operasional bersih perseroan tumbuh 2,7 persen yoy menjadi RM30,38 miliar.

Baca juga: Maybank Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp1,66 Triliun pada 2025, Naik 48,5 Persen

Chairman Maybank, Tan Sri Dato’ Sri Ir. Zamzamzairani Mohd Isa, mengatakan bahwa realisasi kinerja Maybank Group pada 2025 mencerminkan keunggulan jaringan serta kekuatan neraca perusahaan.

“Meski ketidakpastian keadaan global masih berlanjut, permintaan domestik di seluruh pasar utama kami terus memberikan dukungan yang mendasar,” ucapnya dalam keterangan resmi dikutip, 5 Maret 2026.

Dia melanjutkan, perseroan terus berupaya berada dalam posisi yang kuat dalam menghadapi dinamika kondisi yang terus berkembang, dengan tata kelola yang baik, ketahanan finansial, dan pertumbuhan berkelanjutan sebagai fondasi utama.

Tidak hanya itu, perseroan juga akan meningkatkan potensi dengan memungkinkan pelaku usaha dan perekonomian membuka peluang baru bagi pertumbuhan dan inovasi. 

“Semua ini dilakukan sambil tetap memberikan dividen yang konsisten, yang mencerminkan kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap keberlanjutan kinerja laba dan kekuatan permodalan Grup,” imbuhnya.

Baca juga: BRI Mau Gelar RUPST 10 April 2026, Siap Tebar Dividen Jumbo?

Besaran Dividen Maybank Group

Sejalan dengan komitmen untuk memberikan imbal hasil yang berkelanjutan kepada pemegang saham, Maybank Group mengumumkan dividen interim kedua yang akan dibayarkan tunai sebesar 33 sen per saham.

“Total dividen untuk tahun buku 2025 menjadi 63 sen per saham. Hal ini setara dengan rasio pembayaran dividen sebesar 72,4 persen dan yield dividen sebesar 6,0 persen,” tutupnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Kasus Kredit Macet Sritex: Ketika Numbers Lebih Berharga dari “Nyawa” Integritas Bankir

Oleh Tim Redaksi Infobank KORUPSI harus diberantas. Dalam gelora pidato kenegaraan, masyarakat terbiasa mendengar gelegar… Read More

3 hours ago

Respons BEI setelah 7 Pejabat Baru OJK Dilantik

Poin Penting Tujuh pejabat baru OJK resmi dilantik untuk periode 2026-2031. BEI menyambut positif dan… Read More

8 hours ago

IHSG Bangkit 2,75 Persen setelah Libur Lebaran, Ini Pesan BEI ke Investor

Poin Penting IHSG naik 2,75% ke level 7.302 pada 25 Maret 2026, didorong respons pasar… Read More

9 hours ago

Resmi Dilantik, Ini Harapan Regulator dan Bankir untuk Pimpinan Baru OJK

Poin Penting Pelantikan pejabat baru OJK disambut positif oleh regulator dan pelaku industri keuangan. BI… Read More

11 hours ago

Purbaya Suntik Lagi Dana Rp100 Triliun ke Perbankan, Begini Kata OJK

Poin Penting OJK mendukung penempatan dana pemerintah Rp100 triliun karena membantu likuiditas perbankan dan menekan… Read More

11 hours ago

Puncak Mudik 2026: Konsumsi Pertamax Melonjak 11,8 Persen, Ini Penyebabnya

Poin Penting Konsumsi Pertamax meningkat 11,8% pada H-1 Lebaran 2026 seiring lonjakan mobilitas mudik. BBM… Read More

12 hours ago