News Update

Tumbuh 22%, Citibank Indonesia Catatkan Portofolio Kredit Rp48,5 Triliun

Jakarta – Citibank N.A., Indonesia (Citibank) hingga Kuartal III-2018 berhasil mencatatkan portofolio kredit hingga mencapai Rp 48,5 triliun, angka tersebut tercatat tumbuh 22% year-on-year (YoY).

Chief Executive Officer Citibank N.A., Indonesia Batara Sianturi menyebut, pertumbuhan tersebut didorong oleh pertumbuhan pada lini bisnis Institutional Banking, utamanya berasal dari sektor keuangan, pertambangan, dan manufaktur.

“Kami bersyukur dengan kinerja Citibank pada kuartal ketiga 2018 meskipun ada volatilitas pasar yang baru saja terjadi,” kata Batara di Jakarta Kamis 8 November 2018.

Batara menyebut, peningkatan kredit tersebut juga didorong oleh kualitas yang baik . Tercatat pada rasio Non-Performing-Loan bruto dan netto masing-masing sebesar 2,37% dan 0,70%.

Di lini bisnis Consumer Banking, Citibank telah berhasil memperkenalkan kembali serta melanjutkan kampanye “Live Large“, yang memberikan manfaat bagi pemegang kartu kredit Citi Telkomsel berupa tambahan paket data hingga 20GB guna menikmati gaya hidup digital perkotaan bersama dengan keuntungan lainnya seperti, Buy 1 Get 1 Free di XXI, Buy 2 Get 3 di Excelso Coffee, dan bonus tambahan pada saldo T-cash. Melalui kampanye ini, Citibank berhasil meningkatkan akuisisi baru dari pemegang kartu kredit Citi Telkomsel sebesar 24%.(*)

Suheriadi

Recent Posts

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

1 hour ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

2 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

2 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

2 hours ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

2 hours ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

4 hours ago