MPMInsurance. (Foto: Istimewa)
Jakarta – PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) melalui unit bisnisnya, MPM Insurance, berhasil mencatatkan pertumbuhan premi bruto sebesar 19,9 persen secara tahunan (YoY) menjadi Rp887 miliar pada 2024.
Kinerja positif ini didorong oleh peningkatan permintaan produk asuransi properti dan engineering.
Group Chief Executive Officer, Suwito Mawarwati mengungkapkan, keberhasilan ini merupakan hasil dari sinergi strategis dalam grup serta penerapan manajemen risiko yang lebih baik.
Baca juga: Kanal Agen Topang Pertumbuhan Kinerja MPMInsurance di 2024
“Kami terus mengoptimalkan strategi bisnis dengan meningkatkan portofolio produk serta memperkuat sinergi di dalam ekosistem MPMX untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip, Selasa, 25 Maret 2025.
Selain mencatatkan pertumbuhan premi, pendapatan MPM Insurance juga mengalami kenaikan sebesar 6,8 persen YoY menjadi Rp304 miliar.
Meski di tengah tantangan ekonomi global dan domestik, laba kotor perseroan tetap tumbuh 0,8 persen YoY menjadi Rp162 miliar.
Baca juga: MPMInsurance Raih Rating A+ dari Fitch Ratings, Ini Pendorongnya
Menurut Suwito, pencapaian ini tak lepas dari efisiensi operasional dan inovasi produk yang terus dikembangkan.
Di sisi lain, MPM Insurance juga memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian dari strategi pertumbuhannya.
Langkah itu dilakukan dengan meningkatkan efisiensi digitalisasi, memperkuat automasi data untuk pengelolaan klaim, serta memperluas jangkauan layanan melalui inovasi berbasis teknologi.
Baca juga: MPM Group Beberkan Sejumlah Rencana Bisnis Arungi 2024
Dengan fundamental bisnis yang semakin solid, MPM Insurance optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan hingga akhir 2024 dan tahun-tahun berikutnya.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat posisi dan memperluas solusi mobilitas yang inovatif, guna menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” pungkas Suwito.
Secara keseluruhan, MPMX mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 13,8 persen YoY menjadi Rp15,8 triliun, dengan laba bersih mencapai Rp582 miliar.
Segmen distribusi dan ritel kendaraan roda dua melalui MPMulia mengalami kenaikan pendapatan 14,3 persen YoY menjadi Rp14,5 triliun, dengan penjualan mencapai 745 ribu unit.
Baca juga: MPMRent Luncurkan Hop Daily Rent
Sementara itu, bisnis ritel MPMotor tumbuh 16,6 persen YoY dengan total penjualan 203 ribu unit.
Di sektor penyewaan kendaraan, MPMRent mempertahankan stabilitas dengan armada sekitar 16.000 unit dan tingkat utilisasi mencapai 91 persen.
Selain itu, penjualan mobil bekas melalui AUKSI juga meningkat 4,1 persen YoY menjadi 3.688 unit. (*) Alfi Salima Puteri
Jakarta – PT Grab Teknologi Indonesia (Grab Indonesia) mengakui tidak mampu memberikan Bonus Hari Raya… Read More
Jakarta – Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur pada Kamis (27/3/2025) meyetujui untuk memberhentikan dengan hormat… Read More
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai target aset perbankan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN)… Read More
Jakarta - PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) mencatat peningkatan kinerja operasional dan bisnis sepanjang… Read More
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyoroti potensi risiko kredit dari pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Non… Read More
Plt. Direktur Utama BSI Bob Tyasika Ananta menyapa peserta mudik bersama BSI di sela pemberangkatan… Read More