Perbankan

Tumbuh 15%, Laba OCBC NISP Capai Rp1,5 Triliun di Semester I-2019

Jakarta – PT Bank OCBC NISP mencatatkan laba bersih di Semester I-2019 sebesar Rp1,5 triliun. Angka laba bersih tersebut mengalami pertumbuhan hingga 15 persen bila dibandingkan dengan tahun lalu di periode yang sama yakni mencapai Rp1,3 triliun.

Kendati kondisi perekonomian yang dinamis dan menantang, namun dengan semangat Tidak Ada Yang Tidak Bisa #TAYTB, Bank OCBC NISP optimis kinerja baik yang dicapai pada paruh pertama tahun 2019 ini akan terjaga pada semester II tahun 2019.

Dari sisi kredit, hingga Juni 2019 OCBC NISP telah menyalurkan kredit sebesar Rp119 triliun atau tumbuh 2 persen bila dibandingkan dengan tahun lalu di periode yang sama. Adapun penyaluran kredit tersebut didistribusikan ke kredit modal kerja (KMK), kredit investasi (KI) dan kredit konsumer (KK).

Namun menurut Presiden Direktur Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja, pertumbuhan ini disertai dengan kualitas kredit yang terjaga secara konsisten dengan rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) di bawah ketentuan, yakni NPL gross sebesar 1,8 persen dan NPL nett sebesar 0,8 persen.

Potensi Bank untuk menyalurkan kredit masih dapat dikembangkan, ditandai dengan Loan to Deposit (LDR) yang mencapai 91,1 persen di Semester I-2019 ini. OCBC NISP juga mencatat Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 8 persen di Semester I-2019, didominasi oleh dana murah (CASA) yang mencapai 37,6 persen dari total dana yang terhimpun.

“Hal ini merupakan hasil dari antara lain inisiatif kami untuk memperluas jangkauan dari produk-produk tabungan kami. Kami optimis OCBC NISP dapat terus tumbuh dengan sehat dan berkelanjutan dengan berpedoman pada prinsip kehati-hatian (prudent principle) dalam menghadirkan berbagai produk dan layanan perbankan yang inovatif,” ujar Parwati dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 29 Juli 2019.

Untuk mencapai pertumbuhan yang sehat, Bank telah mempersiapkan berbagai strategi diantaranya memperkuat model bisnis, mempercepat pertumbuhan retail, khususnya menyasar segmen generasi muda, mendukung insiatif keuangan yang berkelanjutan serta melanjutkan transformasi dengan optimalisasi inisiatif digital dan menghadirkan customer experience yang lebih baik.

“Stabilitas ekonomi dan politik mendorong optimisme kami bahwa pertumbuhan kredit dan DPK akan terus menunjukkan peningkatan pada semester II tahun 2019. Untuk memenuhi kebutuhan nasabah, Bank OCBC NISP menghadirkan solusi layanan Nyala Bisnis dan Nyala Individu untuk membantu nasabah mengelola keuangan pribadi dan usahanya, ditambah fasilitas pinjaman dengan bunga kompetitif dan proses kredit yang lebih cepat,” ucap Parwati. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Harita Nickel Raup Pendapatan Rp20,38 Triliun di Kuartal III 2024, Ini Penopangnya

Jakarta – PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel pada hari ini (22/11)… Read More

4 hours ago

NPI Kuartal III 2024 Surplus, Airlangga: Sinyal Stabilitas Ketahanan Eksternal Terjaga

Jakarta - Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal III 2024 mencatatkan surplus sebesar USD5,9 miliar, di… Read More

4 hours ago

Peluncuran Reksa Dana Indeks ESGQ45 IDX KEHATI

Head of Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia Kunardy Lie memberikan sambutan saat acara… Read More

5 hours ago

Pacu Bisnis, Bank Mandiri Bidik Transaksi di Ajang GATF 2024

Pengunjung melintas didepan layar yang ada dalam ajang gelaran Garuda Indonesia Travel Festival (GATF) 2024… Read More

6 hours ago

Eastspring Investments Gandeng DBS Indonesia Terbitkan Reksa Dana Berbasis ESG

Jakarta - PT Eastspring Investments Indonesia atau Eastspring Indonesia sebagai manajer investasi penerbit reksa dana… Read More

7 hours ago

Transaksi Kartu ATM Makin Menyusut, Masyarakat Lebih Pilih QRIS

Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat perubahan tren transaksi pembayaran pada Oktober 2024. Penggunaan kartu ATM/Debit menyusut sebesar 11,4… Read More

7 hours ago