Malang – Asuransi Jiwa Tugu Mandiri dan Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Komisariat Malang menandatangani Nota kesepahaman (memorandum of understanding – MoU) terkait dukungan pengembangan bisnis pemasaran produk Asuransi jiwa Tugu Mandiri di bank BPR Anggota Perbarindo Komisariat Malang. MoU ditandatangani oleh Direktur Teknik & Pemasaran Tugu Mandiri, Khusnun Arief dan Ketua Dewan Pengurus Komisariat Perbarindo Malang, Samsul Anam di Malang di Jawa Timur (21/10).
Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani ini merupakan sinergi positif dan strategis antara Tugu Mandiri dan PERBARINDO Komisariat Semarang dalam upaya mengoptimalkan potensi pasar dan bisnis bersama.
Khusnun Arief menyatakan, kerjasama dengan PERBARINDO Komisariat Malang yang memiliki anggota sebanyak 48 BPR merupakan langkah strategis dalam memperluas bisnisnya di Malang maupun kota-kota lain di Jawa Timur. Apalagi demografi dan posisi geografis kota Malang sangat strategis bagi ekspansi bisnis kami di kota-kota lain di Jawa Timur.
“Visi dan komitmen Tugu Mandiri untuk mengembangkan pasar individu dan meningkatkan kegiatan asuransi di Indonesia. BPR melakukan fungsi yang sama dengan bank-bank umum lainnya, namun banyak perusahaan asuransi yang belum meng-kavernya,” jelasnya. (Selanjutnya : Produk yang ditawarkan Tugu Mandiri variatif dan lengkap, dengan premi kompetitif )
Page: 1 2
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More