Yogyakarta–PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (Tugu Mandiri) menargetkan untuk menambah jumlah agennya menjadi 1.000 agen. Langkah ini dilakukan untuk mendukung pencapaian target 2016 sebesar Rp400 miliar.
Selain itu, Tugu Mandiri juga akan berfokus pada keunggulan operasional serta peningkatan layanan berkualitas, dan mengembangkan jaringan pemasaran mandiri di sejumlah kota besar di Indonesia, termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
“Asuransi jiwa saat ini sudah menjadi kebutuhan, bukan lagi produk sandingan. Terbukti dengan jumlah tertanggung individu yang setiap tahunnya terus meningkat secara signifikan sehingga dibutuhkan banyak agen untuk mendistribusikan produk-produk Asuransi jiwa,” jelas Direktur Utama Tugu Mandiri, Donny J. Subakti.
Meski fokus pada banyaknya jumlah agen, Tugu Mandiri tetap menjaga profesionalisme dan kualitas agen lewat lisensi keagenan AAJI sebelum dapat menjual produk Asuransi.
“Kami senantiasa menjaga komitmen dan kepercayaan nasabah dan masyarakat luas melalui strategi yang telah kami susun hingga akhir 2016. Kami berharap Tugu Mandiri memberikan produk asuransi dan layanan terbaik bagi pemegang polis kami,” jelas Donny. (*) Rezkiana Nisaputra
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More
Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More