Jakarta – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) memang tengah berkilau, hal tersebut bisa diliat dari pecapaian triwulan III 2019.
Dimana emiten Anak BUMN PT Pertamina (Persero) yang memiliki kode saham TUGU ini meraih laba bersih konsolidasian setelah hak minoritas sebesar Rp285,90 miliar atau naik 174% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp104,23 miliar.
Namun yang menarik adalah bisnis ritel milik Tugu Insurance yang mulai menggeliat dan berjalan dengan sesuai harapan.
Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna menjelaskan komposisi perolehan premi dari segmen ritel naik dari 7% di 2018 menjadi 8%.
“Secara prosentase memang kecil, tapi secara nilai lumayan. Dan kita harap kedepan komposis ritel akan meningkat hingga 11%. Karena memang, porsi dari korporasi besar sekali,” kata Indra dalam paparan kinerja perseroan di event Public Expose Tahun 2019 di gedung Bursa Efek Indonesia, Kamis, 14 November 2019.
Seperti diketahui, Tugu Insurance mengakui, produk asuransi kendaraan bermotor t ride dan t drive menjadi proyek terdepan di segmen ritel.
Pasalnya selama ini, asuransi kendaraan, khususnya roda dua masih merajai pangsa pasar bisnis asuransi umum karena penjualan kendaraan bermotor setiap tahunnya lebih tinggi dibanding penjualan mobil.
Dengan harga premi terjangkau, produk asuransi t ride memberikan biaya penggantian atas kerusakan total sepeda motor tertanggung akibat kecelakaan atau kehilangan dengan maksimal.
Tugu Insurance sendiri mengedepankan inovasi digital dalam mengoptimalkan penetrasi asuransi ritel, mengingat pesatnya pertumbuhan e-commerce telah mendorong konsumen untuk beralih melakukan transaksi real time via online.
Indra juga menambahkan, Tugu Insurance akan terus mengembangkan inovasi produk dan layanan untuk menjawab kebutuhan masyarakat atas kebutuhan perlindungan mereka. Setiap produk dan layanan yang di kembangkan akan selalu memperhatikan fairness, simple dan cepat.
“Saat ini kehadiran kami semakin mudah dijangkau oleh masyarakat luas melalui bauran saluran distribusi kami mulai dari cabang konvensional, Point of Sales and Service, Agen hingga saluran distibusi lainnya berbasiskan digital. Produk unggulan asuransi ritel Tugu Insurance juga telah tersedia di berbagai digital market place,” tambah Indra. (*)
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More