Jakarta – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan PT J Trust Olympindo Multi Finance (JTO Finance). Perjanjian ini meliputi perjanjian untuk penutupan asuransi kendaraan bermotor.
Berdasarkan siaran pers yang diterima Infobank, Senin, 18 Maret 2019, acara penandatangan ini dilakukan di Kebon Sirih, Jakarta dan dihadiri oleh Indra Baruna selaku Presiden Direktur Tugu Insurance, Ery Widiatmoko – Chief Network & Retail Business serta tim Retail Group, serta Kazuyuki Matsuoka selaku (President Director JTO Finance), Yudi Gustiawan (Business Vice President Director) dan Lo Jecky (Operation Deputy Director).
PT J Trust Olympindo Multi Finance atau dengan branding JTO Finance (dahulu Olympindo Multi Finance) memiliki 4 lini bisnis produk utama yaitu pembiayaan mobil bekas, pembiayaan mobil baru, pembiayaan alat agribisnis (yanmar, kubota, dll) serta pembiayaan multi guna (pinjam dana).
Diharapkan dengan kerjasama ini, untuk kedepannya Tugu Insurance dapat menambah nasabah mobil bekas dan intermediary dealer mobil bekas, dimana akan memperluas referensi lingkup bisnis lainnya misalkan sasar untuk alat-alat pertanian, walaupun Tugu Insurance belum menjamah sektor tersebut.
Selain itu, Tugu Insurance sedang menyiapkan banyak program yang nantinya akan menggandeng beberapa pihak, demi menambah jaringan sekaligus branding di rekan-rekan dealer lainnya. (*)
Poin Penting Industri BPR terdampak ketidakstabilan ekonomi global dan regional, mendorong Perbarindo mengajak kembali ke… Read More
Poin Penting Komisi XI DPR RI menerima 10 nama calon anggota Dewan Komisioner OJK yang… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,60 persen ke level 7.485,84 pada awal perdagangan (11/3), dengan… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 di Pegadaian naik Rp44.000 menjadi Rp3.083.000 per gram dari sebelumnya… Read More
Poin Penting CGS International Sekuritas memproyeksikan IHSG pada 11 Maret 2026 bergerak variatif cenderung melemah,… Read More
Poin Penting Rupiah menguat tipis pada awal perdagangan 11 Maret 2026 ke level Rp16.854 per… Read More