tugu insurance
Jakarta – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) akan menambah jumlah outlet layanan edukasi masyarakat lewat aplikasi t-drive, di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Hal ini sebagai bagian dalam meningkatkan wawasan masyarakat akan pentingnya asuransi, dan bagaimana berkendara dengan baik.
“Kita saat launching ada 7, sekarang ada 20 outlet di SPBU.Kita liat dan evaluasi lagi, kalau hasilnya bagus akan kita tambah,” kata Presiden Direktur Tugu Insurance, Indra Baruna usai menerima penghargaan beberapa waktu lalu.
Melalui aplikasi ini nantinya para pengendara dapat dengan mudah mendapatkan edukasi mengenai berkendara yang baik ditambah edukasi mengenai pentingnya perlindungan asuransi bagi pengendara.
Baca juga: Tugu Insurance Optimis Segmen Ritel Bisa Dongkrak Kinerja
Selain itu, dengan aplikasi ini nantinya dapat membantu para penegak hukum untuk mengurangi angka kecelakaan. Tak hanya itu, melalui aplikasi ini pihaknya juga optimis dapat menggenjot portofolio segmen ritelnya.
“Benefit buat pemegang polis. Itu bisa dikonfert dengan diskon, jika dalam aplikasi ini dirinya berkendara dengan baik,” ujarnya.
Tugu Insurance sendiri merupakan salah satu pionir di industri asuransi umum dan hingga saat ini tercatat masih menjadi satu-satunya perusahaan asuransi nasional yang berhasil meraih predikat international rating ”A-” AMBEST. Dengan dukungan SDM yang berkualitas, Tugu Insurance juga telah melayani pelanggan di pasar domestik dan internasional. (*)
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More