Jakarta – Tugu Insurance bersama Rumah Zakat melakukan pengumpulan donasi untuk peduli bencana di daerah Nusa Tenggara Timur. Penggalangan donasi ini adalah bentuk kepedulian perseroan dan pekerja Tugu Insurance terhadap bencana alam Badai Seroja, banjir dan tanah longsor di wilayah NTT dan sekitarnya pada tanggal 4 April 2021 lalu.
Bantuan ini rencananya akan disalurkan melalui Rumah Zakat, lembaga filantropi yang merupakan salah satu partner dari Tugu Insurance. Bantuan diserahkan langsung oleh Rudi Donardi selaku Corporate Secretary Tugu Insurance dan diterima oleh Ivan Nugraha selaku Chief Marketing Officer dari Rumah Zakat.
“Kami berharap apa yang kami lakukan dapat membantu meringankan beban yang dimiliki serta dapat menjadi #SemangatBaru untuk saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur,” tulis Rudi pada keterangan di sosial media, 29 April 2021.
Sebagai informasi, Tugu Insurance memiliki dan memasarkan berbagai produk asuransi umum dengan basis konvensional maupun syariah. Produk-produk itu antara lain, asuransi harta benda atau property, asuransi pengangkutan (marine cargo), asuransi rangka kapal (marine hull), asuransi rangka pesawat (aviation), dan asuransi satelit.
Selain itu, perseroan juga melayani produk asuransi energi onshore maupun offshore, asuransi rekayasa (engineering), asuransi tanggung gugat (liability), asuransi kecelakaan diri dan kesehatan, asuransi kredit, penjaminan (suretyship), dan asuransi aneka risiko yang tidak dijamin pada produk asuransi lainnya serta asuransi personal & financial lines.
Jadi, tunggu apa lagi? Segera miliki produk-produk Tugu Insurance sekarang juga. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting Anggota Komisi II DPR RI Ali Ahmad menilai wacana pemotongan gaji pejabat yang… Read More
Poin Penting PT Bank Maspion Indonesia Tbk memperoleh fasilitas pinjaman USD285 juta dari KASIKORNBANK Public… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 1,20 persen ke level 7.106,83 pada perdagangan Selasa (17/3), menjelang… Read More
Poin Penting Survei Amar Bank terhadap 1.600 responden menunjukkan 87 persen masyarakat mengalami kenaikan pengeluaran… Read More
Poin Penting Investor asing melakukan net sell besar pada saham bank jumbo, dipimpin BBCA Rp400,11… Read More
Poin Penting Bank Indonesia mencatat kredit perbankan tumbuh 9,37 persen (yoy) pada Februari 2026, sedikit… Read More