tugu insurance
Jakarta – Ditengah kondisi yang sangat menantang saat ini, tidak mudah bagi perusahaan asuransi dapat mempertahankan kinerja tetap stabil. Apalagi, stabil dalam jangka waktu yang cukup panjang. Hal ini menggunggah Infobank untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan asuransi yang dianggap berhasil mempertahankan kinerja dalam jangka waktu tertentu.
Salah satu perusahaan asuransi yang memperoleh apresiasi tersebut adalah PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (Tugu Insurance). Tugu Insurance berhasil meraih penghargaan Golden Trophy pada ajang Infobank Insurance Awards 2018 pada Kamis, 26 Juli 2018. “Kami sangat mengapresiasi atas penghargaan yang diberikan. Sebab mempertahankan kinerja tentu tidak mudah. Di Tugu, saat ini kami tengah melakukan balancing antara bisnis corporate dan bisnis retail. Ini salah satu strategi untuk mendongkrak kinerja Tugu” ujar Indra Baruna, Direktur Utama Tugu Insurance.
Golden Trophy diberikan kepada perusahaan asuransi peraih predikat “Sangat Bagus” selama 5 tahun berturut-turut. Artinya, Tugu Insurance berhasil menyabet 2 sekaligus penghargaan dalam ajang ini. Selain Golden Trophy, Tugu Insurance juga meraih penghargaan sebagai perusahaan asuransi berkinerja sangat bagus di kelompok perusahaan asuransi umum berpremi bruto Rp 1 triliun ke atas.
“Mereka layak mendapat apresiasi. Sebab, mempertahankan kinerja terbaiknya selama 5 tahun, 10 tahun, bahkan 15 tahun tanpa jeda, adalah prestasi kerja luar biasa,” ujar Eko B. Supriyanto, Direktur Biro Riset Infobank. (*)
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More