Keuangan

Tugu Insurance Sabet 2 Penghargaan BIFA 2019

Jakarta – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) kembali mengukir prestasi gemilang dalam penganugerahan Bisnis Indonesia Financial Award 2019 (BIFA) yang di gelar di Hotel Raffles, Jakarta (20/9).

BIFA 2019 kali ini memberikan 2 penghargaan sekaligus bagi Tugu Insurance yakni sebagai Best Performance General Insurance Company dengan Kategori Asuransi Umum Pendapatan Premi lebih dari Rp1,5 triliun, serta Best CEO in Insurance Industry yang diperoleh Indra Baruna sebagai Presiden Direktur Tugu Insurance karena berhasil memberikan stabilitas kerja, khususnya dalam masa transisi menjadi emiten anak BUMN di Bursa Efek Indonesia.

“Bersyukur karena saya didukung segenap teamwork untuk melaksanakan amanah besar Shareholders dalam melakukan IPO pada 28 Mei 2018 dengan kode saham TUGU dan diversifikasi bisnis ke segmentasi ritel, oleh karena itu secara paralel kami juga melaksanakan Brand & Culture Transformation untuk mendukung kekuatan fundamental perseroan kami sebagai perusahaan Tbk yang fokus pada segmentasi korporasi dan ritel, serta untuk mendapatkan akseptasi positif dari seluruh Stakeholders,” jelas Indra dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (26/9).

Adapun di semester I-2019, perolehan premi bruto secara konsolidasi Tugu Insurance sebesar Rp3,7 triliun, naik 49 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,49 triliun. Dari pendapatan premi sebesar itu, penerimaan premi bruto induk perusahaan tercatat sebesar Rp2,2 triliun, naik 37 persen dibandingkan periode yang sama 2018 sebesar Rp1,6 triliun. Mengingat hampir seluruh lini bisnis mengalami kenaikan baik di sektor energi, nonenergi, komersial maupun bisnis ritel yang baru dikembangkan setahun terakhir ini.

Dalam pengembangan bisnis ritel Tugu Insurance pun mengedepankan inovasi digital mengingat pesatnya pertumbuhan e-commerce telah mendorong konsumen untuk beralih melakukan transaksi real time online. Adapun 2 produk ritel unggulan yaitu asuransi kendaraan roda 4 yang dikenal dengan T-Drive dan asuransi kendaraan roda 2 yang dikenal dengan T-Ride.

“Produk-produk ritel kami tersedia di market place untuk menjawab kebutuhan pasar dan memberikan manfaat serta layanan yang prima. Selanjutnya dalam waktu dekat kami akan meluncurkan produk baru yaitu T-Fracture dan T-Travela,” imbuh Indra.

Sebelumnya anak perusahaan PT Pertamina Persero ini baru saja mengantongi prestasi dalam ajang Annual Pertamina Subsidiary Award (APSA) 2018 sebagai Best Implementation of Good Corporate 2018 serta Best Implementation of Synergy 2018. Dengan pencapaian ini diharapkan Tugu Insurance berkontribusi lebih banyak bagi masyarakat terutama di industri perasuransian Indonesia.

BIFA 2019 merupakan sebuah hasil metamorfosa dan revitalisasi dari agenda tahunan Bisnis Indonesia Banking Efficiency Award dan Bisnis Indonesia Banking Award yang telah diselenggarakan sejak tahun 2011. Melalui perubahan ini, sejumlah parameter, sistem pengkategorian serta metode maupun proses seleksi untuk menetapkan perusahaan-perusahaan finansial penerima penghargaan, dilakukan perubahan sehingga menjadi lebih komprehensif dan fair.

Perusahaan-perusahaan finansial yang berhasil menorehkan kinerja dan prestasi gemilang, serta memiliki konsisten untuk senantiasa berada dalam koridor praktek berbisnis yang baik, tentu selayaknya memperoleh apresiasi. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

39 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

2 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

3 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

3 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

4 hours ago