Keuangan

Tugu Insurance Raih Juara dalam IICF 2025, Perkuat Komitmen Dukung Ketahanan Pangan

Poin Penting

  • Tugu Insurance meraih juara kedua IICF 2025, kompetisi AAUI–UNDP yang mendorong pengembangan asuransi inklusif bagi sektor pertanian.
  • Mengusung solusi agritech dan co-insurance, Tugu Insurance menghadirkan asuransi pertanian berbasis teknologi, data cuaca, dan edukasi literasi petani.
  • Mendapat dukungan pendanaan AAUI–UNDP, Tugu Insurance menegaskan komitmen BUMN mendukung ketahanan pangan dan prinsip ESG.

Jakarta – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) berhasil meraih juara kedua dalam ajang Call for ProposalInclusive Insurance Challenge Fund (IICF) 2025. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) bekerja sama dengan United Nations Development Programme (UNDP) untuk mendorong inovasi asuransi inklusif, khususnya bagi sektor pertanian.

Dalam kompetisi tersebut, Tugu Insurance berkolaborasi dengan PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) melalui proposal berjudul “Co-Insurance dan Agritech untuk Asuransi Pertanian Berbasis Teknologi dan Edukasi Literasi Petani.”

Proposal tersebut dipresentasikan oleh Business Development Group Head Tugu Insurance, Yudhi Ferraro, dalam rangkaian kegiatan AAUI 29th Indonesia Rendezvous 2025 di Bali. Forum internasional ini dihadiri peserta dari lebih dari 20 negara, termasuk Australia, Bahrain, Caymand, China, Prancis, dan Jerman.

Baca juga: Tugu Insurance Rayakan HUT ke-44 dengan Kinerja Solid dan Transformasi Berkelanjutan

Proposal yang diajukan oleh Tugu Insurance ini berfokus pada pengembangan solusi asuransi pertanian berbasis teknologi (agritech) melalui pendekatan parametrik, pemanfaatan data cuaca, dan sistem digital untuk mempercepat proses verifikasi serta pembayaran klaim.

Selain menawarkan inovasi teknologi, program tersebut juga dibarengi dengan edukasi literasi bagi petani guna meningkatkan pemahaman terhadap mekanisme perlindungan risiko dan manfaat asuransi.

Dapat Dukungan Pendanaan AAUI-UNDP

Atas kemenangan tersebut, Tugu Insurance memperoleh dukungan pendanaan (grant funding) dari AAUI dan UNDP melalui program Inclusive Insurance Challenge Fund 2025.

Baca juga: Tugu Insurance Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di Ajang Infobank Sharia Awards 2025

Sebagai tindak lanjut kemenangan ini, Direktur Pemasaran Asuransi Tugu Insurance, Ery Widiatmoko, menandatangani Letter of Acceptance (LoA) sebagai penanda dimulainya tahap implementasi proyek yang mendapat dukungan AAUI-UNDP.

“Pengakuan ini merupakan wujud komitmen Tugu Insurance untuk menghadirkan solusi asuransi yang inovatif dan relevan bagi sektor pertanian Indonesia. Melalui pendekatan berbasis teknologi, kami menyediakan skema perlindungan yang sederhana, cepat, dan transparan sehingga petani dapat segera bangkit ketika risiko terjadi” ujar Ery.

Komitmen Dukung Ketahanan Pangan dan ESG

Melalui proyek ini, Tugu Insurance, sebagai salah satu Anak Perusahaan PT Pertamina (Persero), menegaskan posisi strategisnya sebagai perusahaan asuransi BUMN yang aktif mendukung program pemerintah dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan nasional.

Baca juga: Tugu Insurance Pertahankan Kinerja Solid di Tengah Dinamika Industri Asuransi

Tugu Insurance juga menegaskan komitmennya terhadap penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG), dengan memperkuat kolaborasi bersama pemerintah, BUMN, dan institusi internasional guna mengakselerasi transformasi sektor pertanian melalui skema perlindungan risiko yang modern dan kredibel. (*)

Yulian Saputra

Recent Posts

44 Penerima Beasiswa LPDP Disanksi, 8 Wajib Kembalikan Dana Beserta Bunga

Poin Penting Sebanyak 44 penerima beasiswa LPDP dijatuhi sanksi, 8 di antaranya wajib mengembalikan dana… Read More

32 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah 0,26 Persen ke Posisi 8.374

Poin Penting IHSG sesi I 24 Februari 2026 ditutup melemah 0,26% ke posisi 8.374,66, dari… Read More

44 mins ago

Utang Luar Negeri Perbankan Turun Tipis ke USD31,75 Miliar pada Desember 2025

Poin Penting Utang luar negeri (ULN) perbankan nasional pada Desember 2025 tercatat USD31,75 miliar, turun… Read More

51 mins ago

BGN Buka-bukaan soal Anggaran MBG, Ini Rincian per Porsi

Poin Penting BGN menegaskan dana bahan baku MBG bukan Rp15.000, melainkan Rp8.000–Rp10.000 per porsi sesuai… Read More

1 hour ago

PINTAR BI Buka Penukaran Uang Baru Periode 2 Hari Ini, Cek Batas Maksimal

Poin Penting PINTAR BI periode kedua untuk wilayah Jawa dibuka 24 Februari 2026 pukul 08.00… Read More

1 hour ago

Lagi, BI Minta Bank Turunkan Suku Bunga Kredit, Begini Tanggapan BCA

Poin Penting BI mengimbau penurunan suku bunga kredit, direspons PT Bank Central Asia Tbk (BCA)… Read More

2 hours ago