Keuangan

Tugu Insurance Luncurkan Produk Baru T-down Payment

Jakarta – Produk asuransi menjadi salah satu bagian penting dalam perencanaan keuangan, termasuk saat merencanakan untuk pengajuan kredit kendaraan bermotor, karena adanya risiko kehilangan atau kerusakan total terhadap kendaraan bermotor yang sedang dicicil.

Umumnya pada saat pelanggan mengajukan kredit kendaraan bermotor, skema kredit dari perusahaan pembiayaan telah dilengkapi dengan perlindungan asuransi terhadap kendaraan bermotor, baik perlindungan Komprehensif ataupun perlindungan Total Loss Only. Tetapi, apakah asuransi tersebut sudah cukup bagi pelanggan untuk memberikan perlindungan menyeluruh terhadap risiko yang ada?

Saat kendaraan bermotor yang sedang dicicil hilang atau mengalami kerusakan total, maka proses klaim asuransi kendaraan bermotor akan berjalan mengikuti prosedur yang berlaku dengan nilai penggantian sesuai dengan Nilai Pertanggungan yang terdapat dalam polis asuransi kendaraan bermotor. Nilai penggantian tersebut nantinya akan diberikan pertama kali kepada perusahaan pembiayaan untuk melunasi sisa hutang pelanggan, kemudian apabila terdapat selisih atau sisa maka akan diberikan kepada pelanggan.

Bila dihitung-hitung, maka nilai penggantian yang akhirnya diterima oleh pelanggan bisa lebih kecil dari yang dibayangkan apalagi jika kejadian kehilangan atau kerusakan total tersebut terjadi pada periode awal kredit kendaraan bermotor. Dan kemungkinan besar nilai ini tidak mencukupi untuk digunakan sebagai uang muka untuk mengajukan kredit kendaraan bermotor kembali.

Tugu Insurance melalui produk terbarunya t-down payment hadir memberikan solusi terhadap risiko yang mungkin dihadapi oleh pelanggan apabila terjadi kehilangan atau kerusakaan total pada kendaraan bermotor saat mengambil kredit kendaraan bermotor. Melalui produk t-down payment, pelanggan bisa mendapatkan nilai ganti rugi di luar asuransi yang menyatu dalam pembiayaan, yang nantinya dapat dipergunakan sebagai Uang Muka (down payment) bila ingin mengajukan kredit kendaraan bermotor kembali.

“Harapan kami, t-down payment akan memberikan nilai tambah kepada pelanggan yang sedang mencicil kendaraan bermotornya, agar kekhawatiran jika terjadi kehilangan dan tidak ada dana untuk mengajukan kembali kredit kendaraan bermotor dapat berkurang dengan adanya benefit dari produk ini. Dan tentunya secara umum dapat meningkatkan antusiasme masyarakat untuk membeli kendaraan bermotor sesuai dengan kebutuhannya masing-masing” jelas Indra Baruna selaku Presiden Direktur Tugu Insurance, 17 Februari 2022.

Adapun produk ini tercetus setelah perusahaan menganalisa potensi pada angka penjualan kendaraan bermotor yang meningkat lebih dari 50% sesuai data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang mencatat penjualan mobil pada tahun 2021 mencapai 887.200 unit. Angka tersebut melonjak 67% dibandingkan yang tercatat pada tahun 2020 (532.407 unit). (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Laporan dari Sidang Kasus Kredit Macet Sritex: Saksi Ahli, Bebaskan Para Bankir

Oleh: Tim Redaksi Infobank Semarang – Ada yang sangat kacau di negeri ini. Bukan soal… Read More

10 hours ago

Catat Kinerja Solid di 2025, Tugu Insurance Terus Memperkuat Fundamental Bisnis

Tugu Insurance/TUGU telah mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar… Read More

20 hours ago

Purbaya Pertimbangkan Barter Geo Dipa untuk Akuisisi PNM

Poin Penting Kemenkeu mempertimbangkan skema pertukaran PNM dengan Geo Dipa untuk memperkuat penyaluran KUR. Fokus… Read More

20 hours ago

Resmi! BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Cek Nilai per Sahamnya

Poin Penting BRI membagikan dividen tunai Rp52,1 triliun atau Rp346 per saham untuk Tahun Buku… Read More

20 hours ago

Tren Kinerja Positif, Bank Banten Kelola RKUD Pemkab Serang

Dengan tren pencapaian kinerja perusahaan yang gemilang hingga Tahun 2025, Bank Banten berhasil dipercaya dan… Read More

20 hours ago

Ahli Tegaskan Kasus Sritex Bukan Korupsi, Eks Dirut Bank Jateng Dinilai Tak Layak Dipidana

Poin Penting Dua ahli hukum menilai kasus kredit macet Sritex merupakan ranah perdata dan risiko… Read More

20 hours ago