Keuangan

Tugu Insurance Kembali Raih Rating A- (Excellent) dari A.M. Best

Jakarta – PT Asuransi Tugu Pratama Tbk atau Tugu Insurance (TUGU) kembali meraih predikat bertaraf global the Financial Strength Rating A- (Excellent) dan the Long-Term Issuer Credit Rating of “a-” (Excellent) dari lembaga pemeringkat di bidang asuransi asal Amerika, A.M. Best untuk ke-8 kalinya sejak tahun 2016.

Selain Rating A- (Excellent), Tugu Insurance sebagai salah satu emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga memperoleh predikat Indonesia National Scale Rating (NSR) of aaa.ID (Exceptional).

Presiden Direktur Tugu Insurance, Tatang Nurhidayat, menyatakan dengan diraihnya Predikat A- (Excellent) telah membuktikan arah kinerja maupun strategi perusahaan telah terimplemetasi dengan baik, juga buah manis atas upaya untuk terus membuat inovasi produk dan layanan baru, dengan tetap mempertahankan tingkat risiko secara jeli.

Baca juga: Kinerja Keuangan Kuat, Tugu Insurance Banjir Apresiasi

“Kami semakin bersemangat untuk memberikan kinerja terbaik yang berkelanjutan, melalui pengembangan produk hingga layanan asuransi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan berbasis teknologi digital, serta lebih banyak kemanfaatan untuk segenap stakeholders,” ucap Tatang dalam keterangan resmi di Jakarta, 7 Februari 2024.

Di samping itu, pertimbangan AM Best memberikan rating A- untuk Tugu Insurance berdasarkan pada kekuatan neraca keuangan yang sangat baik, kinerja operasional yang baik, profil bisnis yang netral, dan manajemen risiko perusahaan yang tepat.

AM Best juga menilai kekuatan neraca keuangan Tugu Insurance didukung oleh permodalan yang disesuaikan dengan risiko dan hasil pengukuran Rasio Kecukupan Modal atau Best’s Capital Adequacy Ratio (BCAR) yang berada pada level terkuat untuk jangka waktu menengah. 

Kemudian, AM Best memandang portofolio investasi Tugu Insurance memiliki risiko moderat dan umumnya terdiversifikasi, dengan mayoritas investasi dialokasikan pada obligasi dan deposito berjangka sedangkan sisanya pada investasi properti dan ekuitas, lalu mayoritas aset reasuransi memiliki kualitas kredit yang baik.

Baca juga: Dukung Pembangunan Berkelanjutan, Tugu Insurance Bangun Fasilitas Air Bersih untuk Masyarakat

Sekadar informasi, AM Best adalah lembaga pemeringkat kredit global dan penyedia analisis data dengan spesialisasi pada industri asuransi yang berkantor pusat di Amerika Serikat sejak tahun 1899. AM Best telah melakukan pemeringkatan di lebih dari 100 negara dengan kantor regional di London, Amsterdam, Dubai, Hong Kong, Singapura dan Mexico City. 

Di mana, setiap tahun, AM Best memberikan penilaian kepada lebih dari 16.000 perusahaan asuransi di seluruh dunia. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Belum Ada Putusan Tunda Impor Pikap India, Agrinas Tunggu Arahan Pemerintah

Poin Penting Hingga kini belum ada keputusan resmi untuk menunda impor pikap India sebanyak 105… Read More

11 mins ago

Respons BRI soal Perpanjangan Dana SAL Pemerintah di Himbara

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan dana SAL Rp200 triliun di Himbara, disambut positif BRI. Dana… Read More

34 mins ago

Bank Muamalat luncurkan Tabungan Rindu Haji

Bank Muamalat kembali menghadirkan Program Rindu Haji sebagai apresiasi bagi nasabah yang berkomitmen menabung untuk… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Ditutup Melemah 0,81 Persen, 450 Saham Terkoreksi

Poin Penting IHSG sesi I ditutup di 8.255,18, turun 0,81% dari pembukaan; 450 saham terkoreksi.… Read More

1 hour ago

BRI Pasang Target Pertumbuhan Kredit 7-9 Persen Tahun Ini

Poin Penting Target kredit 2026 sebesar 7–9 persen, lebih rendah dari realisasi 2025 yang tumbuh… Read More

2 hours ago

DBS Foundation dan UNICEF Siapkan Program Kesejahteraan Anak NTT Senilai USD2,7 Juta

Poin Penting DBS Foundation bekerja sama dengan UNICEF menyiapkan program senilai USD 2,7 juta untuk… Read More

2 hours ago