Keuangan

Tugu Insurance Bakal Spin Off Unit Usaha Syariah di 2025

Jakarta – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia atau Tugu Insurance berencana untuk melakukan spin off Unit Usaha Syariah (UUS) pada 2025. Spin off UUS tersebut didasari atas berbagai tahapan persiapan yang telah dilakukan oleh perusahaan.

Demikian diungkapkan Presiden Direktur Tugu Insurance Tatang Nurhidayat dalam keterangan resminya yang diterima Infobanknews, Kamis, 12 September 2024.

“Salah satu pertimbangan perusahaan untuk sesegera mungkin melakukan spin off adalah agar semakin besar pula peluang untuk menumbuhkan bisnis asuransi syariah,” jelas Tatang.

Sesuai dengan rencana kerja pemisahan unit syariah (RKPUS), kata Tatang, Tugu Insurance berkomitmen akan tetap melanjutkan usaha syariahnya dengan melakukan spin off sesuai dengan rencana yang dimiliki.

Baca juga: Saham TUGU Terus Melesat, Tembus Harga Tertinggi dalam 4 Bulan Terakhir 

“Mekanisme dapat dilakukan melalui pendirian perusahaan syariah baru atau mekanisme lainnya, diikuti dengan pengalihan portofolio syariah kepada perusahaan tersebut,” jelasnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, Tugu Insurance optimis bisnis unit syariah akan tumbuh dan selaras dengan apa yang telah ditargetkan oleh perusahaan. Tentunya, kata Tatang, perusahaan tetap mengoptimalkan potensi market serta menangkap peluang dengan baik.

Salah satu strateginya adalah dengan melakukan kolaborasi dan partnership dengan pelaku ekosistem ekonomi syariah lainnya sekaligus memberikan layanan bagi pelanggan, serta rekanan yang sesuai dengan kebutuhan.

Baca juga: Ditopang Instrumen SUN, Pendapatan Investasi Tugu Insurance Capai Rp250 Miliar di Semester I 2024

Saat ini, kinerja UUS Tugu Insurance menunjukkan pertumbuhan yang positif, baik dari sisi kontrbusi bruto, surplus dana tabarru maupun laba dana perusahaan. Pada periode Juni 2024, premi asuransi Tugu Insurance untuk UUS mengalami peningkatan yang signifikan.

“Jika dibandingan periode yang sama tahun lalu terjadi peningkatan hampir 100 persen,” tutupnya. (*)

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

1 hour ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

2 hours ago

BI Guyur Insentif KLM Rp427,1 Triliun di Awal Maret, Ini Porsi Himbara-Bank Asing

Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More

2 hours ago

BNI Berangkatkan 7.000 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More

3 hours ago

Sambut Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Bank Raya Imbau Masyarakat Cermat Bertransaksi

Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More

3 hours ago

Askrindo Berangkatkan 500 Peserta Mudik Gratis BUMN 2026 dengan Perlindungan Asuransi

Poin Penting PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) memberangkatkan 500 peserta dalam Program Mudik Gratis BUMN… Read More

3 hours ago