Internasional

Trump Sebut Israel Bakal Hadapi Kehancuran jika Dirinya Tidak Terpilih jadi Presiden AS

Jakarta – Calon presiden AS dari Partai Republik Donald Trump merayu para pemilih dari komunitas Yahudi untuk memberikan suaranya dalam pemilihan AS, pada November 2024.

Trump bahkan memperingatkan Israel akan menghadapi ‘kehancuran total’ kecuali jika dia kembali ke Gedung Putih.

“Israel tidak hanya akan menghadapi serangan, tetapi juga kehancuran total,” katanya dalam sejumlah acara yang digelar di Washington DC, dinukil VOA Indonesia, Jumat 20 September 2024.

Mantan presiden AS itu berbicara kepada para donatur Yahudi dan sebuah organisasi yang berkumpul dengan fokus pada upaya-upaya memerangi antisemitisme. 

Baca juga : Lewat Program Ini, Donald Trump Bakal Pangkas Pajak Perusaahaan AS 

Berbicara pada Konferensi Nasional Dewan Israel-Amerika, Trump berbicara tentang prospek Israel jika dia tidak terpilih sebagai presiden pada bulan November.

“Dan saya sangat tidak suka mengatakannya. Kehancuran total. Itulah yang Anda bicarakan. Anda tidak memiliki pelindung. Anda memiliki pelindung besar dalam diri saya. Anda tidak memiliki pelindung di pihak lain,” jelasnya.

Baca juga : Kampanye Diretas, Tim Sukses Donald Trump Tuduh Iran sebagai Biang Keroknya

“Dan saya telah mengatakan dengan lantang dan panjang lebar, siapa pun, dan khususnya selama beberapa tahun terakhir, siapa pun yang orang Yahudi dan mencintai dirinya sebagai Yahudi dan mencintai Israel adalah orang bodoh jika mereka memilih seorang Demokrat,” tambahnya.

Seperti diketahui, Donald Trump menjadi calon presiden dari Partai Republik dalam Pilpres AS 2024. Adapun, pesaingnya yakni Wakil Presiden AS Kamala Harris.

Dalam debat di Pilpres AS, pada Selasa (10/9) malam setempat, atau Rabu (11/9) WIB, keduanya terlibat saling serang. Harris dan Trump saling adu mulut selama lebih dari 90 menit. (*)

Editor : Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

9 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

10 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

12 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

16 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

20 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

21 hours ago