Market Update

Trump Pangkas Tarif, IHSG Dibuka Menghijau ke Level 7.186

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (16/7) pukul 9.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil kembali dibuka hijau ke level 7.186,60 dari level 7.140,47 atau menguat 0,65 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 400,23 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 48 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp481,20 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 67 saham terkoreksi, sebanyak 252 saham menguat dan sebanyak 225 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi Saham Pilihan Analis

Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 7.050-7.095 dan resistance 7.185-7.230,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 11 Juli 2025.

Manajemen CGS melihat, dengan melemahnya mayoritas indeks di bursa Wall Street diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.

Baca juga: BI Rate Diprediksi Tetap 5,5 Persen, Ini Dampaknya ke Saham dan Obligasi

Sementara, keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menangkas tarif impor dari 32 persen menjadi 19 persen untuk Indonesia berpeluang menjadi sentimen positif bagi IHSG. 

Selain itu, pasar juga tengah menanti keputusan Bank Indonesia (BI) terkait suku bunga acuan yang putuskan hari ini. Menurut konsensus Bloomberg, suku bunga acuan BI akan dipertahankan di level 5,50 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

4 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

4 hours ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

5 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

5 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

5 hours ago