Hingga Juli 2018,16 Perusahaan Telah Antri Untuk IPO
Jakarta – Trisula Corporation mengaku, anak usahanya Trisula Textile Industries berencana menjalankan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di pasar modal Indonesia pada akhir tahun ini, dengan menggunakan laporan keuangan di Maret 2017.
Demi memuluskan langkah IPO, Trisula Textile Industries akan melepas saham ke publik minimal sebesar 20 persen. Total aset perusahaan berada di kisaran Rp400-500 miliar.
“Buku Maret 2017, Sekitar 20 persen, kan minimal 20 persen (saham yang dilepas ke publik),” kata Direktur Trisula Corporation Santoso Widjojo, ditemui usai mini expose di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Selasa 11 Juli 2017.
Target dana dari IPO, menurut Santoso, perusahaan belum bisa membicarakannya. Paling terpenting, dana IPO untuk digunakan ekspansi bisnis perusahaan.
Pada tahun ini, kata Santoso, anak usaha perusahaan yang ingin IPO tersebut membutuhkan dana sekitar Rp100 miliar untuk menjalankan ekspansi bisnis. Namun, angka itu bisa saja berubah.
“Belum sempat dihitung (target dana IPO). Iya untuk ekspansi. Ya relatif lah yah, tahun ini yang dibutuhkan nggak sampai Rp100 miliar lah. Kan nanti ada range harganya,” papar Santoso.
Ekspansi bisnis, lanjut dia, anak usaha di sektor industri tekstil ini akan membeli mesin, dan sisanya untuk modal kerja. Dana segar IPO sendiri akan digunakan perusahaan untuk tahun depan.
Nantinya, induk usaha sendiri akan menawarkan ke investor lokal, baik investor institusi maupun fund manager. (*)
Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More
Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More
Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More
Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 1,04 persen ke level 8.235,26 akibat sentimen negatif dari kebijakan… Read More