Oleh Eddy Rusman, BNI University/mahasiswa doktoral Perbanas Institute
PERBANKAN Indonesia telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pembiayaan hijau serta penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG). Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, Senin (24/2/2025), menegaskan, berbagai panduan yang diterbitkan OJK telah mendukung kuatnya komitmen tersebut.
Salah satu panduan itu adalah Climate Risk Management and Scenario Analysis (CRMS), yang mencakup aspek tata kelola, strategi, manajemen risiko, dan pengungkapan. Tujuannya untuk membantu bank menilai ketahanan model bisnis mereka terhadap perubahan iklim.
Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More
Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More
Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More
Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More