Ilustrasi: Pelayanan di Bank Banten/Erman Subekti
Jakarta – Bank Pembangunan Daerah Banten (Bank Banten) berhasil melanjutkan tren positif di sisi profitabilitas. Berdasarkan laporan keuangan bulanan Bank Banten yang diunduh Infobank, Senin (11/12), di posisi November 2023, Bank Banten membukukan laba bersih Rp9,50 miliar atau tumbuh 106,96 persen dari November 2022 yang rugi Rp136,55 miliar.
Sebelumnya, di Oktober 2023, Bank Banten yang dipimpin Muhammad Busthami sebagai direktur utama ini mencetak laba bersih Rp5,43 miliar. Dengan demikian, secara bulanan, dari Oktober 2023 ke November 2023, laba Bank Banten meningkat 75,07 persen. Sementara, di posisi September 2023, bank ini masih mengalami rugi, yakni Rp14,52 miliar.
Baca juga: Ambisi Bank Jatim dan Lari Cepat BJB
Laba yang positif di Oktober 2023 itu juga menjadi titik balik bagi Bank Banten. Sebelumnya, sejak 2016 bank ini selalu mencatatkan rugi. Menurut catatan Infobank, kerugian Bank Banten tertinggi terjadi di 2020. Ketika itu, rugi bank ini tercatat Rp405,12 miliar.
Laba Bank Banten yang makin baik di November 2023 ditopang oleh pendapatan bunga bersih yang tumbuh 24,64 persen secara tahunan atau menjadi Rp185,29 miliar. Di sisi yang lain, bank ini juga mampu menekan beban operasional sehingga turun 53,75 persen atau menjadi Rp149,90 miliar dari Rp324,09 miliar di November 2022.
Baca juga: OJK Terus Dorong BPD Action Plan Kejar Modal Inti
Sementara, di sisi fungsi intermediasi, kredit Bank Banten tercatat tumbuh 0,96 persen secara tahunan di November 2023 atau menjadi Rp3,69 triliun. Sedangkan dana pihak ketiga (DPK), terkontraksi 15,69 persen atau menjadi Rp4,15 triliun. Alhasil, aset Bank Banten juga mengalami penyusutan, yakni sebesar 11,70 persen atau menjadi Rp6,87 triliun. (*) Ari Nugroho
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More