Keuangan

Tren Pemulihan Ekonomi, Pefindo Catat Pemeringkatan Perbankan dan Multifinance pada High Rate

Jakarta – Dengan adanya tren pemulihan ekonomi dan perbaikan finansial perusahaan, PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) berhasil mencatatkan portfolio pemeringkatan pada sektor perbankan dan multifinance di tingkat A atau lebih tinggi.

Kepala Divisi Pemeringkatan Jasa Keuangan, Danan Dito mengatakan, bahwa selain ditopang oleh tren pemulihan ekonomi, sektor tersebut juga diperkuat oleh faktor dukungan dari induk perusahaan.

“Karena memang ini sangat kuat faktornya bank yang dimiliki juga oleh perbankan di luar negeri yang memiliki faktor finansial yang sangat kuat. Nah itu tercermin juga pada multifinance rating distributionnya banyak juga dari perusahaan-perusahaan didukung oleh parent perbankan yang kuat juga,” ucap Dito di Jakarta, 25 Oktober 2022.

Pada portfolio perbankan terdapat 41 yang dipublikasikan dengan rating AAA sebanyak 14, rating AA sebanyak 7, dan rating A sebanyak 17. Sedangkan, pada sektor multifinance terdapat 30 perusahaan yang dipublikasikan dengan rating AAA sebanyak 9, rating AA sebanyak 6, dan rating A sebanyak 7.

Dari pemeringkatan tersebut, membuktikan bahwa rasio permodalan perbankan dan kualitas asset yang masih stabil dengan didukung rasio CAR yang kuat dan berangsur membaik karena berkurangnya restrukturisasi kredit.

Selain itu, PEFINDO juga mencatatkan adanya perubahan pemeringkatan pada sektor perbankan dan asuransi, diantaranya adalah Bank BCA Syariah (idAA+), Bank Jabar Banten Syariah (idAA-), Bank Muamalat (idA+), Bank Oke Indonesia (idA-), dan Jamkrida Banten (idBBB) yang tercatat sebagai klien baru.

Sedangkan pada sektor asuransi yang mengalami perubahan adalah Reasuransi Indonesia Utama dari idAA menjadi idAA- atau mengalami penurunan dan MNC Kapital mengalami kenaikan peringkat dari idBBB menjadi idBBB+.

“Yang kami lakukan untuk Indonesia Re dan itu memang ada kaitannya dengan tekanan di kinerja investasi dan juga yang mempengaruhi rasio RBCnya dan kalau kita lihat dari rating distribution dari perusahaan asuransi kalau bicara yang high rating double A dan triple A tidak sebanyak di sektor perbankan dan multifinance,” imbuhnya. (*) Khoirifa

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Pasar Saham Tertekan, Begini Jurus Investasi Aman di Tengah Koreksi IHSG

Poin Penting IHSG sempat turun tajam hingga 7.654 dan memicu trading halt dua kali akibat… Read More

2 hours ago

Meski Daya Beli Melemah, Amartha Yakin Prospek Pembiayaan UMKM 2026 Tetap Moncer

Poin Penting Amartha optimistis pembiayaan UMKM, khususnya segmen ultra mikro, tetap tumbuh karena kebutuhan modal… Read More

2 hours ago

Pertamina Bentuk Sub Holding Downstream, Dinilai Perkuat Optimalisasi Operasional Hilir

Poin Penting Pertamina resmi membentuk Sub Holding Downstream (SHD) untuk mengintegrasikan Patra Niaga, Kilang Pertamina… Read More

12 hours ago

Anindya Bakrie Tegaskan Pertumbuhan Hijau Jadi Motor Investasi dan Transisi Energi

Poin Penting Pertumbuhan hijau dinilai Anindya Bakrie sebagai bagian inti strategi pertumbuhan nasional, mencakup ekonomi,… Read More

12 hours ago

Gelar Run for Disabilities, BTN Perkuat Komitmen ESG Lewat Inklusivitas

Poin Penting BTN menggelar Run for Disabilities sebagai bagian Road to BTN Jakim 2026, menegaskan… Read More

15 hours ago

BTN Gelar Run for Disabilities, Perkuat Komitmen ESG dan Inklusivitas

Poin Penting BTN menegaskan komitmen ESG dan inklusivitas melalui BTN Run for Disabilities dengan melibatkan… Read More

15 hours ago