Perbankan

Tren Nabung Emas Meningkat, BSI Luncurkan Produk BSI Gold

Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI telah meluncurkan produk terbarunya, yakni Produk Emas BSI Gold yang bekerja sama dengan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) pada Kamis, 29 November 2024.

Dalam peluncuran produk BSI Gold tersebut, Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, menyatakan bahwa hal itu sejalan dengan tren di masyarakat, khususnya ibu-ibu yang saat ini lebih senang menyimpan emas dibandingkan deposito.

“Cicil emas atau nabung emas. Nah ini lumayan bagus reaksinya dan kita melihat bahwa tren belakangan ini terutama masyarakat Indonesia, terutama ibu-ibu lebih senang menyimpan emas daripada taruh di deposito,” ucap Hery dalam Peluncuran BSI Gold semalam, 28 November 2024.

Baca juga: Turun Rp5.000, Harga Emas Antam jadi Segini per Gramnya

Ia menambahkan, dalam peluncuran produk emas tersebut bank syariah diperbolehkan untuk melakukan bisnis emas yang tertera pada izin usaha bank. Sehingga, BSI saat ini memiliki dua bisnis emas, yakni gadai emas dan cicil emas.

Untuk bisnis gadai emas, BSI menyediakan pilihan kepada masyarakat agar dapat menggadaikan emas yang dimiliki, seperti perhiasan ataupun emas batangan.

“Setelah kita punya banyak produk yang kompetitif dan kemudian tadinya gadai itu lebih banyak. Sekarang mungkin 50-50, 50 persen gadai, 50 persen cicil emas. Nah sekarang dari tadi hanya running rate itu 200 miliar, kemudian naik 300 miliar, 500, sampai bulan kemarin kita sudah bisa running 1 triliun per bulan gadai dan cicil ya,” imbuhnya.

Baca juga: Hadirkan Produk Emas, BSI Gold Tawarkan Sederet Keuntungan Ini

Adapun bagi masyarakat yang berminat untuk membeli produk Emas BSI Gold nantinya dapat memilih emas dengan berat mulai dari 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, hingga 100 gram. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

36 mins ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

1 hour ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

2 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

3 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

3 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

4 hours ago