Teknologi

Treasury dan Shield Kolaborasi Cegah Kejahatan Penipuan Akun Bodong

Jakarta – Maraknya penipuan di bidang investasi saat ini membuat berbagai platfrom investasi legal berusaha mencegah tindak kejahatan penipuan melalui berbagai cara. Salah satunya adalah Treasury, platform investasi emas milik PT Indonesia Logam Pratama yang telah menjalin kerjasama dengan perusahaan global risk intelligence SHIELD untuk menghentikan penipuan dan membangun kepercayaan terhadap platformnya.

Dedy Giharto, Head of Technology, Treasury mengatakan, Treasury berkomitmen untuk mendukung masyarakat Indonesia mencapai target keuangan pribadi mereka melalui demokratisasi kepemilikan emas dengan harga yang transparan dan terjangkau.

“Kemitraan kami dengan SHIELD membantu kami memastikan pengguna kami aman dari penipuan dan bisa menikmati perjalanan investasi emas mereka bersama Treasury,” ujar Dedy, Rabu, 12 Juli 2023.

Dedy menambahkan, untuk membantu masyarakat Indonesia memulai perjalanan kepemilikan emas mereka, Treasury berkomitmen untuk mendidik investor melalui berita dan kisah yang mencerahkan mengenai investasi emas dan kondisi pasar. Treasury juga menawarkan promosi dengan voucher emas digital gratis untuk mendorong transaksi.

Program Treasury Rewardsnya memberdayakan pengguna untuk mendapatkan koin dengan menyelesaikan tantangan. Namun, penipu bisa membuat akun palsu dalam jumlah banyak untuk menyalahgunakan inisiatif ini dan menghabiskan sumber daya yang dialokasikan untuk membantu pengguna asli.

Penipu bisa menggunakan taktik rekayasa sosial untuk mendapatkan kredensial konsumen, membeli detail kartu dari dark web, atau dengan mengambil alih akun. Mereka kemudian bisa menggunakan akun atau informasi yang dicuri untuk membuat transaksi dan melakukan pemalsuan pembayaran.

Baca juga: Regulator Dituntut Makin Cermat di Tengah Maraknya Kejahatan Sektor Keuangan

“Treasury akan memanfaatkan solusi Device Intelligence SHIELD untuk secara akurat membedakan akun palsu dari pengguna asli, sehingga memastikan sumber dayanya digunakan untuk memberikan manfaat bagi pelanggan sesungguhnya dan bukan penipu. Teknologi SHIELD menggunakan device and behavioural insight di seluruh user journey untuk membangun profil risiko yang lebih menyeluruh, memberdayakan keputusan yang lebih optimal di setiap tahap, termasuk pembayaran,” tambahnya.

SHIELD ID, standar global untuk identifikasi perangkat, akan meningkatkan kemampuan Treasury secara penuh untuk menghentikan registrasi akun palsu dari perangkat penipuan. Sebagai tambahan, SHIELD Risk Indicators akan digunakan untuk memperlihatkan perangkat yang menjalankan aplikasi dan alat yang biasanya digunakan untuk melakukan penipuan, seperti app cloner, GPS spoofer, dan emulator.

Alat pemalsuan (fraud tools) seperti ini digunakan untuk membuat identitas digital palsu dengan mudah dan menghindari sistem pertahanan dari traditional fraud defense. Selain itu SHIELD Sentinel juga akan memastikan Treasury mampu mendeteks secara pasti terjadinya penipuan pada saat hal tersebut terjadi, sehingga mereka dapat secara cepat mengeluarkan peringatan kepada pengguna tersebut atau memblokir perilaku berulang si pelaku. Hal lain yang cukup penting adalah teknologi SHIELD tidak memerlukan pengungkapan data pribadi, hanya menggunakan device fingerprint.

“Emas adalah aset investasi yang sangat stabil dan akses lebih luas ke kepemilikan emas akan meningkatkan inklusivitas keuangan di Indonesia. Kami senang sekali bisa bekerja sama dengan Treasury untuk membantu mengembangkan platform yang terpercaya dan bebas dari penipuan, dan untuk memastikan sumber dayanya dimanfaatkan secara efektif dalam mendorong pertumbuhan platform yang murni,” ucap Justin Lie, Founder & CEO, SHIELD. (*) Ayu Utami

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

2 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

8 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

8 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

9 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

10 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

13 hours ago