Ekonomi dan Bisnis

Transformasi Perumnas Selama 5 Tahun Kepemimpinan Erick Thohir

Jakarta – Perumnas sebagai satu-satunya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pengembang hunian rakyat terus melakukan transformasi, dengan menghadirkan hunian, serta kawasan perumahan yang nyaman, bermutu, dan berkualitas untuk masyarakat.

Tindakan Perumnas tersebut, selaras dengan arahan Erick Thohir tentang transformasi BUMN yang selalu diutamakan dalam lima tahun kepemimpinannya sebagai Menteri BUMN yang disertai oleh semangat untuk terus beradaptasi dan berinovasi.

“Transformasi BUMN adalah keharusan untuk menjadikan BUMN semakin sehat, tangguh, profesional, kompetitif, dan berkelas dunia. Ini penting karena BUMN adalah benteng ekonomi dan lokomotif kemajuan, agar BUMN dapat lebih optimal dalam melayani masyarakat, menjadi penyeimbang pasar, memberikan dampak sosial dan menghasilkan pendapatan bagi negara,” ucap Menteri Erick Thohir dalam keterangan resmi, Senin, 21 Oktober 2024.

Baca juga: Prabowo Tunjuk Erick Thohir jadi Menteri BUMN Kabinet Merah Putih

Selain itu, dalam proses bertransformasi, Perumnas berfokus untuk melakukan pembangunan hunian masyarakat yang berkualitas serta mengedepankan aspek aksesibilitas, mobilitas dan memiliki dampak keberlanjutan yang positif bagi masyarakat maupun lingkungan.

Hunian Berkonsep Hijau

Dengan menggabungkan aspek-aspek tersebut, hunian berkonsep hijau terintegrasi transportasi massal pun gencar digarap pada beberapa kota.

Direktur Utama Perumnas, Budi Saddewa Soediro mengatakan bahwa permasalahan pada suatu kawasan hunian termasuk juga pada kota-kota besar, turut menjadi basis dan bahan pertimbangan bagi Perumnas dalam melakukan perencanaan maupun pengembangan huniannya.

“Transformasi yang dilakukan pada hunian Perumnas menegaskan komitmen kami untuk terus beradaptasi dan bersikap proaktif terhadap masalah-masalah yang dihadapi masyarakat, dengan menghadirkan hunian yang dapat berperan sebagai salah satu solusi atas masalah tersebut,” ujar Budi dalam kesempatan yang sama.

Baca juga: Ini Harta Kekayaan Erick Thohir, Pengusaha Sukses yang Kembali Menjadi Menteri BUMN Pilihan Prabowo

One Stop Solution

Adapun, menurutnya, hunian berkonsep hijau terintegrasi transportasi massal ini memberikan one stop solution atas permasalahan backlog perumahan, kemacetan, polusi udara hingga menjadi katalis positif dalam pengganda ekonomi masyarakat.

Serta, mendukung adanya penciptaan lapangan kerja baru, mampu mengangkat sektor UMKM, hingga dapat meningkatkan perputaran ekonomi baru atas pembangunan perumahan yang dilakukan.

Melalui roadmap jangka panjang lima tahun yang dirancang, serangkaian milestone pengembangan SDM dan budaya kerja telah Perumnas capai seperti, penguatan team working AKHLAK, Employee Well-Being, dan AKHLAK Culture Festival. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Begini Instruksi Presiden Prabowo Usai Trump Kenakan Tarif Impor 32 Persen ke RI

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran Kabinet Merah Putih untuk melakukan langkah strategis dalam… Read More

7 hours ago

PM Kanada: Kebijakan Tarif Trump Rugikan AS Sendiri

Jakarta - Tarif baru yang diberlakukan oleh Amerika Serikat (AS) diyakini akan mengubah perdagangan global… Read More

12 hours ago

IHSG Diproyeksi Makin Gelap Efek Tarif Impor Baru AS

Jakarta - Pemberlakuan tarif impor baru Amerika Serikat (AS) berpotensi memberikan tekanan besar terhadap pasar… Read More

12 hours ago

Tarif Baru Trump Diberlakukan, Menkeu AS Sarankan Negara Lain Tak Melawan

Washington - Menteri Keuangan Amerika Serikat (Menkeu AS), Scott Bessent menyarankan negara-negara yang terdampak tarif… Read More

13 hours ago

Tarif Trump 32 Persen Hantam RI, Rupiah Terancam Tembus Rp17.000

Jakarta - Guru Besar Bidang Ekonomi Institut Pertanian Bogor (IPB), Didin S. Damanhuri membeberkan sejumlah… Read More

15 hours ago

Trump Kenakan Tarif 32 Persen ke RI, Sinyal Bahaya bagi Industri Lokal

Jakarta – Presiden Donald Trump mengumumkan tarif resiprokal hingga 54 persen terhadap lebih dari 60 negara mitra… Read More

16 hours ago