Oleh Budi Santoso SE. Ak. MForAccy. PGCS. CA. CFE. CPA (Aust.). QIA, Vice President ACPE Indonesia Chapter & Lecturer for Forensic Accounting Class at Sebelas Maret University
KORUPSI dan kebocoran dana negara merupakan masalah yang serius dan mendalam di berbagai negara, termasuk Indonesia. Fenomena ini tidak hanya menimbulkan kerugian finansial yang signifikan, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintah dan proses demokrasi secara keseluruhan.
Seiring berkembangnya teknologi, muncul peluang untuk memberantas korupsi dan mengurangi kebocoran dana melalui pendekatan yang lebih modern dan efektif. Transformasi digital, dengan berbagai alat dan teknologi canggih, menawarkan solusi yang dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan negara. Artikel ini bertujuan untuk memberikan analisis mendalam tentang bagaimana digitalisasi dapat berfungsi sebagai alat yang efektif dalam mengatasi tantangan tersebut.
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More
Poin Penting OJK menyiapkan aturan pengawasan finfluencer yang ditargetkan rampung pertengahan 2026, dengan fokus pada… Read More