Jakarta – Seiring semakin berkembang pesatnya transformasi digital telah memicu peluang-peluang yang dapat dimanfaatkan oleh industri perbankan salah satunya dari sisi layanan digital.
Presiden Direktur UOB Indonesia, Hendra Gunawan menyatakan bahwa digitalisasi telah melahirkan berbagai peluang baru yang dapat dimanfaatkan guna memudahkan nasabah individu dalam bertransaksi, maupun meningkatkan pertumbuhan bisnis
Ia juga menjelaskan bahwa transformasi digital yang telah dijalankan oleh UOB indonesia hingga saat ini turut mendorong pertumbuhan nasabah dan meningkatkan jumlah transaksi.
“Sepanjang tahun 2022 jumlah nasabah UOB Indonesia yang menggunakan layanan digital banking meningkat hingga 28% dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ucap Hendra dalam Peluncuran UOB Infinity di Jakarta, 23 Februari 2023.
Meskipun ia tidak merincikan seberapa banyak nasabah digital banking hingga akhir tahun 2022, pertumbuhan nasabah tersebut telah berkontribusi sebesar 30% pada pertumbuhan volume pembayaran secara daring.
Berdasarkan pertumbuhan tersebut, memicu UOB Indonesia memperluas layanan digitalnya kepada nasabah korporasi maupun usaha kecil dan menengah (UKM) melalui UOB Infinity.
Hendra pun menjelaskan bahwa, UOB infinity merupakan platform digital yang memungkinkan para pebisnis untuk mengelola keperluan perbankan dengan cara yang lebih sederhana untuk para kebutuhan nasabah.
“Melalui UOB Infinity kami berkomitmen untuk mengembangkan solusi digital yang memungkinkan nasabah maupun kegiatan perbankan dengan lebih aman cepat dan mudah dengan prospek ekonomi digital Indonesia yang luar biasa,” imbuhnya. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More