Patuhi Ketentuan Modal dari OJK, BPR Tak Mesti Merger
Jakarta – Transformasi merupakan kunci bagi industri bank perkreditan rakyat (BPR) dalam menghadapi persaingan dengan bank umum dan lembaga keuangan lainnya.
Seperti yang dikatakan Ketua Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo), Joko Suyanto dalam Seminar Nasional dan BPR Awards yang digelar Infobank di Jakarta, Jumat, 30 Agustus 2019.
“Kalau kita petakan, pemainnya bank umum yang unggul permodalan, kemampuan sumber daya termasuk kemampuan jaringan. Bank umum sangat dinamis dan didukung sumber daya luar biasa, tapi selalu optimis untuk lakukan transformasi,” ujarnya.
Pihaknya terus menginisiasi tiga hal, yakni penguatan internal BPR, digital inovation, dan strategic partner. Penguatan internal, termasuk diantaranya adalah peningkatan sumber daya manusia (SDM) dalam hal hard skill dan soft skill dengan pelatihan dan sertifikasi.
“Ketiga hal ini merupakan potitioning. Kita seharusnya menyadari dan memanfaatkan posisi yang kuat di masyarakat,” tutup Joko. (*) Bagus Kasanjanu
Poin Penting Bank Indonesia (BI) menambah kuota dan memajukan jadwal pemesanan tukar uang tahap kedua… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta memastikan diskon 30% tiket KA Lebaran… Read More
Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More
Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More
Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More
Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More