Patuhi Ketentuan Modal dari OJK, BPR Tak Mesti Merger
Jakarta – Transformasi merupakan kunci bagi industri bank perkreditan rakyat (BPR) dalam menghadapi persaingan dengan bank umum dan lembaga keuangan lainnya.
Seperti yang dikatakan Ketua Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo), Joko Suyanto dalam Seminar Nasional dan BPR Awards yang digelar Infobank di Jakarta, Jumat, 30 Agustus 2019.
“Kalau kita petakan, pemainnya bank umum yang unggul permodalan, kemampuan sumber daya termasuk kemampuan jaringan. Bank umum sangat dinamis dan didukung sumber daya luar biasa, tapi selalu optimis untuk lakukan transformasi,” ujarnya.
Pihaknya terus menginisiasi tiga hal, yakni penguatan internal BPR, digital inovation, dan strategic partner. Penguatan internal, termasuk diantaranya adalah peningkatan sumber daya manusia (SDM) dalam hal hard skill dan soft skill dengan pelatihan dan sertifikasi.
“Ketiga hal ini merupakan potitioning. Kita seharusnya menyadari dan memanfaatkan posisi yang kuat di masyarakat,” tutup Joko. (*) Bagus Kasanjanu
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More
Poin Penting Fitur leverage memungkinkan transaksi lebih besar dari modal, tetapi juga memperbesar potensi kerugian… Read More