Patuhi Ketentuan Modal dari OJK, BPR Tak Mesti Merger
Jakarta – Transformasi merupakan kunci bagi industri bank perkreditan rakyat (BPR) dalam menghadapi persaingan dengan bank umum dan lembaga keuangan lainnya.
Seperti yang dikatakan Ketua Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo), Joko Suyanto dalam Seminar Nasional dan BPR Awards yang digelar Infobank di Jakarta, Jumat, 30 Agustus 2019.
“Kalau kita petakan, pemainnya bank umum yang unggul permodalan, kemampuan sumber daya termasuk kemampuan jaringan. Bank umum sangat dinamis dan didukung sumber daya luar biasa, tapi selalu optimis untuk lakukan transformasi,” ujarnya.
Pihaknya terus menginisiasi tiga hal, yakni penguatan internal BPR, digital inovation, dan strategic partner. Penguatan internal, termasuk diantaranya adalah peningkatan sumber daya manusia (SDM) dalam hal hard skill dan soft skill dengan pelatihan dan sertifikasi.
“Ketiga hal ini merupakan potitioning. Kita seharusnya menyadari dan memanfaatkan posisi yang kuat di masyarakat,” tutup Joko. (*) Bagus Kasanjanu
Poin Penting Pengguna Aplikasi Jago terhubung Bibit-Stockbit tembus 3 juta per Januari 2026, tumbuh 38%… Read More
Poin Penting OJK percepat reformasi pasar modal melalui delapan rencana aksi untuk memperkuat likuiditas, transparansi,… Read More
Poin Penting Asuransi kesehatan penting di tengah gaya hidup sibuk dan biaya medis yang terus… Read More
Poin Penting OJK menegaskan fundamental dan prospek jangka panjang pasar modal Indonesia masih sangat baik,… Read More
Poin Penting BPJS Ketenagakerjaan dan KONI memperluas perlindungan atlet, dengan 265 ribu pelaku olahraga terdaftar… Read More
Poin Penting OJK dan BEI paparkan 8 aksi reformasi pasar modal ke MSCI, dengan fokus… Read More