Perbankan

Transaksi Tembus Rp1.744 Triliun, Livin’ by Mandiri Kini Tampil dengan Wajah Baru

Jakarta – Bank Mandiri mencatat jumlah pengguna aktif Livin’ by Mandiri telah mencapai 31,6 juta dengan total frekuensi transaksi sebesar 1,8 miliar kali dan nilai transaksi mencapai Rp1.744 triliun, tumbuh 12 persen secara tahunan (year on year/yoy) hingga Mei 2025.

Sejalan dengan peningkatan signifikan tersebut, Bank Mandiri resmi meluncurkan tampilan terbaru aplikasi Livin’ by Mandiri yang mulai dapat digunakan nasabah pada 16 Juni 2025.

Pembaruan ini, menjadi bagian dari komitmen dan strategi perseroan dalam menjawab tantangan pengembangan fitur yang semakin kompleks dengan berfokus pada peningkatan pengalaman pengguna.

Direktur Teknologi Informasi Bank Mandiri Timothy Utama menjelaskan, pembaruan ini dirancang untuk menghadirkan desain antarmuka yang lebih sederhana namun komprehensif, guna mempermudah nasabah dalam mengelola berbagai produk dan layanan finansial melalui satu aplikasi.

Baca juga: Livin’ by Mandiri Catat Kinerja Positif Lewat Pertumbuhan Transaksi dan Pengguna

“Dengan bertambahnya fitur yang kami hadirkan di Livin’ by Mandiri, tantangan berikutnya adalah bagaimana menghadirkannya agar tetap simpel, efisien, dan mudah diakses. Melalui pembaruan ini, nasabah dapat mengakses seluruh kebutuhan finansial yang bersinergi dalam satu tampilan, dengan navigasi yang lebih intuitif dan personal,” jelas Tim dalam keterangan resmi, Senin, 16 Juni 2025.

Aplikasi Livin’ by Mandiri memiliki lebih dari 150 fitur, mulai dari transfer antarbank dan antarnegara, pembayaran tagihan dan belanja, pengajuan pinjaman, hingga pembelian produk investasi seperti reksa dana, SBN ritel, dan saham. Semua fitur ini tersedia dalam satu aplikasi dengan tampilan yang dapat disesuaikan menurut preferensi pengguna.

Dalam versi terbaru ini, nasabah dapat memantau portofolio finansial yang dimiliki mulai dari tabungan, deposito, investasi, hingga pinjaman secara real-time langsung dari halaman utama.

Selain itu, nasabah dapat mengatur menu transaksi yang paling sering digunakan sehingga lebih cepat diakses setiap kali dibutuhkan. Informasi dan penawaran menarik dari Bank Mandiri juga telah dipersonalisasi berdasarkan minat dan kebutuhan nasabah.

Untuk dapat menikmati seluruh peningkatan tersebut, nasabah diimbau melakukan pembaruan (update) aplikasi Livin’ by Mandiri ke versi terbaru 3.0.0 melalui Google Play Store atau App Store.

Baca juga: Mandiri Sahabat Desa dan Bakti Kesehatan Ramaikan Road to MJM 2025

“Pembaruan ini menegaskan komitmen kami dalam upaya mendorong transformasi digital untuk menjawab kebutuhan nasabah. Lewat versi terbaru Livin’, kami menghadirkan layanan yang lebih efisien dan relevan sebagai fondasi menuju solusi finansial yang menyeluruh,” ujar Tim.

Adapun peluncuran Livin’ versi terbaru ini merupakan bagian dari penguatan ekosistem digital Bank Mandiri. Ke depan, perseroan akan terus mengembangkan integrasi layanan finansial dalam satu aplikasi, guna mendukung kebutuhan nasabah yang semakin beragam dan dinamis. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

AI Masuk Fase Baru pada 2026, Fondasi Data Jadi Penentu Utama

Poin Penting Fondasi data kuat krusial agar AI berdampak dan patuh regulasi. Standarisasi platform dan… Read More

1 hour ago

Pemerintah Diskon 50 Persen Iuran JKK dan JKM Pekerja BPU Transportasi

Poin Penting Diskon iuran 50 persen JKK–JKM diberikan pemerintah bagi pekerja BPU sektor transportasi (ojol,… Read More

2 hours ago

Dukung Program Pemerintah, KADIN Buka 1.000 Dapur MBG

Poin Penting KADIN membuka 1.000 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai standar SPPG sebagai dukungan… Read More

2 hours ago

Menko Airlangga Ungkap Arah BBM B50, Ini Jadwal Implementasinya

Poin Penting Pemerintah masih menggunakan BBM B40 pada 2026, sesuai arahan Presiden Prabowo, sambil melanjutkan… Read More

3 hours ago

Memahami Produk Pinjaman Back to Back, Solusi Dana Cepat Tanpa Cairkan Deposito

Poin Penting Skema Back to Back Loan memungkinkan nasabah memperoleh dana tunai dengan menjaminkan deposito… Read More

3 hours ago

Penyaluran Kredit UMKM Masih Tertekan, OJK Ambil Langkah Ini

Poin Penting Kredit UMKM masih turun 0,64 persen per November 2025 akibat tekanan ekonomi global… Read More

3 hours ago