QLola by BRI
Poin Penting
Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatat volume transaksi melalui platform Qlola by BRI mencapai Rp2.141,37 triliun hingga Februari 2026.
Jumlah pengguna platform tersebut juga meningkat 33 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), mencerminkan peningkatan pemanfaatan layanan digital oleh nasabah korporasi.
Dari sisi pendanaan, Qlola menghimpun dana murah (current account saving account/CASA) sebesar Rp369,35 triliun atau tumbuh 27 persen (yoy). Kinerja ini menunjukkan kontribusi Qlola dalam memperkuat struktur pendanaan BRI, khususnya dari segmen nasabah bisnis.
Baca juga: QLola by BRI Catat Volume Transaksi Rp5.970 Triliun, User Melonjak 41 Persen
Direktur Corporate Banking BRI, Riko Tasmaya mengatakan capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan pelaku usaha terhadap pengelolaan transaksi yang lebih terstruktur dan responsif.
“Pengembangan Qlola by BRI merupakan bagian dari upaya BRI dalam menghadirkan layanan yang adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha yang terus berkembang. Penguatan ini juga mencerminkan fokus BRI dalam membangun kapabilitas digital yang mampu mendukung aktivitas bisnis secara lebih optimal,” katanya, dikutip dari ANTARA, Minggu, 29 Maret 2026.
Qlola by BRI merupakan platform integrated corporate solution yang memungkinkan nasabah mengakses berbagai layanan keuangan dalam satu sistem melalui single sign on.
Platform tersebut memudahkan pengelolaan transaksi dan aktivitas keuangan bisnis secara lebih efisien.
“Qlola by BRI kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan dunia usaha yang semakin menuntut kecepatan dan ketepatan dalam pengelolaan transaksi,” imbuh Riko.
Baca juga: QLola by BRI Cetak Volume Transaksi Rp8.400 Triliun
Lebil lanjut ia menambahkan, BRI akan terus mengembangkan Qlola sebagai bagian dari strategi memperkuat layanan perbankan digital bagi nasabah korporasi.
“Ke depan, Qlola by BRI akan terus kami kembangkan sebagai bagian dari upaya BRI menghadirkan layanan yang relevan di berbagai segmen,” pungkas Riko. (*)
Poin Penting Mantan Menhan Juwono Sudarsono meninggal dunia pada usia 84 tahun dan dimakamkan secara… Read More
Poin Penting Bank Mega Syariah mencatat pertumbuhan funding korporasi lebih dari 60 persen yoy menjadi… Read More
Poin Penting Laba bersih Bank DP Taspen naik 54,31 persen yoy menjadi Rp34,78 miliar, ditopang… Read More
Poin Penting Komisi XI DPR meminta OJK memprioritaskan pengusutan dugaan penipuan investasi Dana Syariah Indonesia… Read More
Poin Penting Koperasi diminta keluar dari zona nyaman dan masuk ke sektor strategis seperti energi,… Read More
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior, Praktisi Perbankan, dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia PERANG… Read More