Penutupan bursa; Minim aksi beli. (Foto: Budi Urtadi).
Jakarta – Rata-rata nilai transaksi perdagangan saham harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) meningkat 5,6% menjadi Rp4,51 triliun pada periode 23 November sampai 27 November 2015 dari periode pekan sebelumnya yang berada di dilevel Rp4,27 triliun. Rata-rata volume transaksi harian juga mengalami kenaikan 22,30% walaupun di sisi lain rata-rata nilai frekuensi transaksi harian berkurang 6,48%.
Pada pekan tersebut, investor asing mencatatkan beli bersih (net buy) di pasar saham dalam lima hari terakhir dengan nilai Rp315 miliar, dan secara tahunan masih tercatat net sell Rp19,72 triliun. Secara mingguan, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan 0,02% dibandingkan dengan pekan sebelumnya yang berada di level 4.561,334.
Pada penutupan perdagangan Jumat, ada perubahan komposisi saham dalam penghitungan Jakarta Islamic Index (JII). Setelah dilakukan evaluasi periodek enam bulanan terhadap 30 emiten yang masuk dalam penghitungan JII yang diseleksi dari daftar saham atau efek syariah sebagaimana yang terlah ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), saham Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) masuk menggantikan saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA). Perubahan ini mulai diberlakukan sejak 1 Desember 2015 sampai 28 Mei 2016.(*) Indra Haryono
Poin Penting OJK menegaskan fundamental dan prospek jangka panjang pasar modal Indonesia masih sangat baik,… Read More
Poin Penting OJK dan BEI paparkan 8 aksi reformasi pasar modal ke MSCI, dengan fokus… Read More
Poin Penting DBS Indonesia meningkatkan pendanaan channeling ke Kredivo menjadi Rp3 triliun, sejalan dengan pertumbuhan… Read More
Poin Penting Adira Finance dan Danamon memulai Road to IIMS Jakarta 2026 lewat aktivasi CFD… Read More
Poin Penting Prabowo memperingatkan eskalasi konflik global, khususnya yang melibatkan senjata nuklir, berisiko memicu Perang… Read More
Poin Penting Tekanan pasar terkonsentrasi pada saham terdampak kebijakan MSCI dan percepatan reformasi OJK, sementara… Read More