Ilustrasi: Rupiah digital yang tengah disiapkan Bank Indonesia/istimewa
Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat nilai transaksi menggunakan kartu ATM, kartu debet, maupun kredit terus mengalami penurunan. Tercatat di Agustus 2023, transaksi menggunakan kartu menurun 6 persen secara tahunan (yoy) atau Rp679,16 triliun.
“Nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debet, dan kartu kredit mencapai Rp679,16 triliun atau turun sebesar 6,00 persen yoy,” kata Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam konferensi pers RDG, dikutip, Jumat 22 September 2023.
Baca juga: Transaksi Uang Elektronik Diperkirakan Tembus Rp495 Triliun
Sementara itu, transkasi digital terus mengalami peningkatan yang signifikan. Nilai transaksi digital banking tumbuh sebesar 11,87 persen yoy sehingga mencapai Rp5.098,46 triliun.
Nominal transaksi QRIS juga tercatat tumbuh sebesar 89,64 persen yoy sehingga mencapai Rp18,33 triliun, dengan jumlah pengguna 40,05 juta dan jumlah merchant 28,38 juta yang sebagian besar merupakan UMKM.
Kemudian, nilai transaksi Uang Elektronik (UE) pada Agustus 2023 meningkat sebesar 8,62 persen yoy, sehingga mencapai Rp38,51 triliun.
“BI terus mendorong akselerasi digitalisasi sistem pembayaran dan perluasan kerja sama sistem pembayaran antarnegara guna mendorong inklusi ekonomi keuangan serta perluasan ekonomi dan keuangan digital,” kata Perry.
Baca juga: BI Catat Transaksi Penggunaan Mata Uang Lokal Tembus USD3,7 Miliar
Dari sisi pengelolaan uang rupiah, jumlah Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) pada Agustus 2023 meningkat 4,66 persen yoy, sehingga menjadi Rp944,70 triliun.
BI terus memastikan ketersediaan uang Rupiah dengan kualitas yang terjaga di seluruh wilayah NKRI melalui program pengedaran uang Rupiah ke daerah Terluar, Terdepan, Terpencil (3T), serta melalui kegiatan Kas Keliling, Kas Titipan, dan Ekspedisi Rupiah Berdaulat. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More