Ilustrasi pelayanan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatat lonjakan transaksi digital selama Ramadan hingga menjelang Lebaran 2026. Rata-rata peningkatan transaksi melalui e-channel BSI tercatat naik sekitar 24 persen secara bulanan (month to month).
Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, mengatakan tren transaksi menunjukkan peningkatan signifikan pada layanan digital, terutama untuk pembayaran, pembelian, transfer, serta layanan ZISWAF.
“Momentum Ramadan dan Lebaran selalu mendorong lonjakan transaksi di kanal digital,” ujar Anton dalam keterangan resmi, Rabu, 4 Maret 2026.
Baca juga: Digelar di 9 Kota Besar, BSI Fest Ramadan 2026 Tawarkan Diskon Paket Umrah hingga Rp4 juta
Seiring peningkatan tersebut, perseroan memperkuat kapasitas sistem teknologi informasi, melakukan pemantauan transaksi secara real time, dan memastikan seluruh e-channel beroperasi optimal agar nasabah dapat bertransaksi dengan cepat, aman, dan nyaman.
Sebagai penopang layanan digital, BSI menyiapkan likuiditas sekitar Rp45 triliun untuk mengantisipasi kebutuhan uang tunai masyarakat. Puncak transaksi diperkirakan terjadi pada H-7 Idulfitri.
“Dana tersebut didistribusikan melalui lebih dari 6.000 ATM/CRM serta 1.049 outlet kantor cabang di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Selain itu, BSI juga berpartisipasi dalam program Bank Indonesia bertajuk Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang berlangsung hingga 15 Maret 2026. Dalam program tersebut, BSI menyediakan layanan penukaran uang di 178 titik dan layanan terpadu di 41 titik ruang publik.
Baca juga: SMF Sebut Pendanaan Rumah Subsidi Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Di tengah meningkatnya aktivitas digital, BSI mengimbau nasabah untuk waspada terhadap potensi penipuan dengan hanya mengakses informasi melalui kanal resmi perseroan, termasuk web, media sosial resmi, dan layanan WhatsApp resmi BSI.
Dengan strategi digital-first yang terintegrasi dengan jaringan fisik, BSI menargetkan layanan transaksi selama periode Lebaran tetap stabil, cepat, dan aman, seiring meningkatnya adopsi layanan keuangan digital di masyarakat. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting OJK menggeledah kantor Mirae Asset Sekuritas Indonesia terkait dugaan manipulasi IPO, insider trading,… Read More
Poin Penting BNI mendukung pembiayaan perumahan di Singkawang melalui akad KPP dan FLPP, dengan 200… Read More
Poin Penting ABT Rp181 triliun bukan untuk MBG, melainkan untuk program mendesak seperti revitalisasi 20… Read More
Poin Penting Hingga Januari 2026, kredit UMKM tercatat Rp1.482,99 triliun, menunjukkan tren perlambatan akibat dinamika… Read More
Poin Penting Reformasi klasifikasi investor hampir rampung, dengan progres mencapai 94% dan target implementasi pada… Read More
Poin Penting Celios mendorong percepatan transisi energi melalui pemanfaatan energi terbarukan dan elektrifikasi transportasi guna… Read More