Perbankan

Transaksi Digital BRI Capai 99,4 Persen, BRImo Tumbuh 19,4 Persen di Q3 2025

Poin Penting

  • Hingga kuartal III-2025, 99,4% transaksi BRI dilakukan melalui kanal digital, menunjukkan keberhasilan transformasi layanan.
  • Rasio dana murah BRI naik menjadi 67,6% dengan DPK mencapai Rp1.474,8 triliun, didorong peningkatan dana giro dan tabungan.
  • Pengguna BRImo naik 19,4% menjadi 44,4 juta, sementara volume transaksi QRIS melonjak 133,1% yoy menjadi Rp59,4 triliun.

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI semakin memperkuat ekosistem perbankan digital. Hingga kuartal III 2025, komposisi transaksi melalui kanal digital mencapai 99,4 persen dari total transaksi.

Pencapaian ini mencerminkan keberhasilan BRI dalam mendorong migrasi nasabah dari transaksi berbasis outlet ke kanal digital yang lebih efisien, cepat, dan aman.

Direktur Finance & Strategy BRI Viviana Dyah Ayu mengatakan, transformasi struktur pendanaan yang dijalankan melalui penguatan ekosistem digital seperti BRImo, Qlola by BRI, QRIS, dan perluasan transaksi merchant, telah menunjukkan hasil positif.

“Inisiatif ini mendorong peningkatan volume transaksi sekaligus memperkuat pertumbuhan dana murah (CASA),” kata Vivi dalam konferensi pers kinerja keuangan BRI Triwulan III 2025, Kamis, 30 Oktober 2025.

Baca juga: Adu Laba BRI, Bank Mandiri, BNI, dan BTN di Kuartal III 2025, Siapa Paling Cuan?

Adapun rasio dana murah (CASA) BRI meningkat menjadi 67,6 persen dari total DPK yang tumbuh 8,2 persen year-on-year (yoy) menjadi Rp1.474,8 triliun pada akhir kuartal III 2025.

Pertumbuhan CASA mencapai 14,1 persen yoy, didorong oleh kenaikan dana giro sebesar 24,5 persen yoy dan tabungan yang tumbuh 7,2 persen yoy.

BRImo, Qlola, dan QRIS Jadi Penggerak Utama

Jumlah pengguna BRImo meningkat 19,4 persen yoy menjadi 44,4 juta user, dengan volume transaksi naik 25,6 persen yoy menjadi Rp5.067,1 triliun.

Sementara itu, Qlola by BRI, platform digital untuk nasabah wholesale dan korporasi, juga mencatat peningkatan volume transaksi sebesar 35,4 persen yoy menjadi Rp9.317 triliun.

Selain itu, volume transaksi bisnis merchant BRI juga tumbuh 20,8 persen yoy menjadi Rp160,7 triliun.

Baca juga: Begini Gerak Saham BBRI dan BNGA Usai Umumkan Kinerja Kuartal III 2025

Adapun volume transaksi QRIS BRI melesat 133,1 persen yoy menjadi Rp59,4 triliun, dengan jumlah transaksi meningkat 161,4 persen yoy hingga mencapai 527,5 miliar transaksi. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

5 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

5 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

6 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

6 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

6 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

8 hours ago