Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI semakin memperkuat ekosistem perbankan digital. Hingga kuartal III 2025, komposisi transaksi melalui kanal digital mencapai 99,4 persen dari total transaksi.
Pencapaian ini mencerminkan keberhasilan BRI dalam mendorong migrasi nasabah dari transaksi berbasis outlet ke kanal digital yang lebih efisien, cepat, dan aman.
Direktur Finance & Strategy BRI Viviana Dyah Ayu mengatakan, transformasi struktur pendanaan yang dijalankan melalui penguatan ekosistem digital seperti BRImo, Qlola by BRI, QRIS, dan perluasan transaksi merchant, telah menunjukkan hasil positif.
“Inisiatif ini mendorong peningkatan volume transaksi sekaligus memperkuat pertumbuhan dana murah (CASA),” kata Vivi dalam konferensi pers kinerja keuangan BRI Triwulan III 2025, Kamis, 30 Oktober 2025.
Baca juga: Adu Laba BRI, Bank Mandiri, BNI, dan BTN di Kuartal III 2025, Siapa Paling Cuan?
Adapun rasio dana murah (CASA) BRI meningkat menjadi 67,6 persen dari total DPK yang tumbuh 8,2 persen year-on-year (yoy) menjadi Rp1.474,8 triliun pada akhir kuartal III 2025.
Pertumbuhan CASA mencapai 14,1 persen yoy, didorong oleh kenaikan dana giro sebesar 24,5 persen yoy dan tabungan yang tumbuh 7,2 persen yoy.
Jumlah pengguna BRImo meningkat 19,4 persen yoy menjadi 44,4 juta user, dengan volume transaksi naik 25,6 persen yoy menjadi Rp5.067,1 triliun.
Sementara itu, Qlola by BRI, platform digital untuk nasabah wholesale dan korporasi, juga mencatat peningkatan volume transaksi sebesar 35,4 persen yoy menjadi Rp9.317 triliun.
Selain itu, volume transaksi bisnis merchant BRI juga tumbuh 20,8 persen yoy menjadi Rp160,7 triliun.
Baca juga: Begini Gerak Saham BBRI dan BNGA Usai Umumkan Kinerja Kuartal III 2025
Adapun volume transaksi QRIS BRI melesat 133,1 persen yoy menjadi Rp59,4 triliun, dengan jumlah transaksi meningkat 161,4 persen yoy hingga mencapai 527,5 miliar transaksi. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More