Transaksi Digital BCA Capai 25 Juta Transaksi Perhari
Jakarta – Dalam meningkatkan kepuasan layanan para nasabah setianya, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengaku terus memperbarui dan mengupdate layanan digital BCA.
Executive Vice President Strategi & Pengembangan Operasi Layanan BCA Lilik Winarni bahkan menyebut, pada tren saat ini nasabah lebih banyak menikmati layanan transaksi perbankan melalui digital. Hal tersebut tercermin dari angka transaksi kantor cabang yang stagnan namun transaksi mobile banking terus naik.
“Nasabah itu makin banyak transaksi ke elektronik channel. Dimana rata-rata transaksi teller di cabang stagnan pada angka 1,2 juta transaksi perhari. Namun transaksi digital perhari bisa 25 juta transaksi,” jelas Lilik pada acara Seminar “How to Build An Advance Customer” di Ayana Midplaza Hotel Jakarta, Kamis, 17 Mei 2018.
Baca juga: BCA Terbitkan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan Tahap I Rp500 Miliar
Lilik menambahkan, dalam menanggapi permintaan nasabah yang lebih banyak bertransaksi secara digital, pihaknya terus menggenjot layanan video banking miliknya. Dimana para nasabah dapat dengan mudah bertransaksi tanpa perlu datang ke kantor cabang.
“Melalui layanan video banking, para nasabah dapat menikmati pembukaan rekening melalui video yang kita siapkan mesinnya di berbagai pusat perbelanjaan kota,” tukas Lilik.
Dirinya mengatakan, sesuai dengan tagline BCA “Senantiasa Disisi Anda” pihaknya juga terus meningkatkan pelayanan kepada nasabah dengan layanan yang inovatif dan kreatif.(*)
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More