Bank Mandiri genjot distribusi ORI025 lewa Livin' by Mandiri /istimewa
Jakarta – Direktur Information Technology, Bank Mandiri Timothy Utama mengatakan saat ini transaksi melalui Livin’ by Mandiri mencapai 10 ribu hingga 12 ribu per detiknya.
“Itu mungkin sekarang di rata-rata bisa mencapai 10.000 hingga 12.000, peaknya bisa melampaui itu lagi,” ujar Timothy di sela-sela soft launching Integrasi dan Wajah Baru ATM Link, Posbloc, Jakarta Pusat, dikutip, Rabu 27 September 2023.
Baca juga: Transaksi Livin’ by Mandiri Tembus Rp1.800 T, Bank Mandiri Perkuat Platform Digital
Mengingat semakin banyaknya transaksi Livin’ by Mandiri, pihaknya pun terus memastikan keamanan bagi nasabah dengan terus mengembangkan infrastruktur yang memadai.
“Sekarang mungkin dalam hal kapabilitas digital, melihat livin’ mungkin salah satu yang kita trafficnya cukup besar. Jadi kita memastikan mempunyai infrastrukturnya yang mumpuni dan memadai dan head room yang besar untuk memproses transaksi yang besar itu, jadi kita bakal berinvestasi untuk memastikan infrasturkturnya cukup,” katanya.
Sebagai informasi, sampai dengan Agustus 2023 jumlah nilai transaksi Livin’ by Mandiri mencapai Rp1.800 triliun, melonjak 38 persen bila dibandingkan dengan transaksi Livin’ by Mandiri di tahun sebelumnya pada periode yang sama.
Baca juga: Bank Mandiri Optimis Pengguna Livin’ by Mandiri Capai 25 Juta di 2023
Livin’ by Mandiri sendiri telah diunduh hampir sebanyak 30 juta kali. Platform digital tersebut juga telah mengelola lebih dari 1,5 miliar transaksi hingga akhir Agustus 2023. Angka tersebut mengalami pertumbuhan yang signifikan yakni 48 persen secara year-on-year (yoy). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting BEI melakukan evaluasi mayor dan minor sejumlah indeks untuk periode Februari 2026, dengan… Read More
Poin Penting Empat alumni LPDP telah mengembalikan dana hingga Rp2 miliar per orang karena tidak… Read More
Poin Penting WSKT dan Kementerian PU bangun 5 blok Huntara di Aceh Utara, menampung hingga… Read More
Poin Penting OJK menetapkan free float minimum saham menjadi 15 persen, naik dari 7,5 persen,… Read More
Poin Penting BRI membuka peluang rasio dividen 2025 lebih tinggi, didukung CAR kuat di level… Read More
Poin Penting Grab melalui A5-DB Holdings menambah kepemilikan saham Superbank (SUPA) sebanyak 253,91 juta saham… Read More