Direktur Utama PT Trafoindo Prima Perkasa Tbk Suryono Limputra (tengah) bersama Deputi Dirut Hari Sapto (ketiga kiri), Direktur Pengadaan & Hubungan Investor Aries Teguhputra Hadiwidjojo (kiri), Direktur Marketing David Cahya Limputra (kedua kanan) dan Direktur Independen Suryati Karsono, menyampaikan penjelasan usai Due Dilligence Meeting & Public Expose PT Trafoindo Prima Perkasa Tbk, di Jakarta, Senin 22 Mei 2017. PT Trafoindo Prima Perkasa, perusahaan manufaktur trafo tertua di Indonesia yang melayani kebutuhan PLN dan berbagai proyek industri di Indonesia, berencana melaksanakan Penawaran Umum Perdana Saham pada bulan Juni 2017 dengan jumlah sebanyak-banyaknya 1.201.628.000 lembar saham atau 16,67% dari enlarged capital.
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung rencana OJK menyesuaikan RBB agar perbankan lebih… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat modal inti Rp5,7 triliun dan menargetkan naik kelas ke… Read More
Poin Penting Adapundi menolak putusan KPPU karena dinilai tidak mencerminkan kondisi dan regulasi industri fintech… Read More
PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More
Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More
Poin Penting Saham BBCA turun sekitar 19 perse ytd, sejalan pelemahan IHSG, namun dinilai sebagai… Read More