Market Update

TOTO Kucurkan Dividen Interim Rp103,2 Miliar, Catat Jadwalnya!

Poin Penting

  • TOTO membagikan dividen interim tahun buku 2025 senilai Rp103,2 miliar atau Rp10 per saham, berdasarkan persetujuan Direksi dan Dewan Komisaris pada 13 November 2025
  • Pembagian dividen dilakukan setelah kinerja solid per 30 September 2025, dengan laba bersih Rp257,40 miliar, saldo laba ditahan Rp2,31 triliun, dan total ekuitas Rp2,59 triliun
  • Jadwal dividen dimulai 25 November 2025 untuk cum date pasar reguler, dengan pembayaran resmi pada 16 Desember 2025.

Jakarta – PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) siap berbagi berkah kepada pemegang saham. Perseroan resmi menetapkan pembagian dividen tunai interim tahun buku 2025 senilai Rp103,2 miliar, menyusul keputusan Direksi yang telah mendapatkan restu Dewan Komisaris pada 13 November 2025.

Berdasarkan laman keterbukaan informasi Burs Efek Indonesia (BEI), 17 November 2025, dividen interim TOTO setara Rp10 per saham, dengan jumlah nilai yang telah ditentukan sepenuhnya tanpa adanya instrumen ekuitas konversi.

Baca juga: BRI (BBRI) Umumkan Pembagian Dividen Interim pada Januari 2026
Baca juga: Wow! Garuda Dapat Suntikan Rp23,67 T dari Danantara, Setara 27,6% Dividen BUMN 2024

Keputusan tersebut diambil setelah perseroan membukukan kinerja finansial solid per 30 September 2025, dengan laba bersih Rp257,40 miliar, saldo laba ditahan tidak dibatasi penggunaan sebesar Rp2,31 triliun, serta total ekuitas mencapai Rp2,59 triliun.

Berikut jadwal lengkap pembagian dividen interim TOTO:

  • Cum dividen pasar reguler & negosiasi: 25 November 2025
  • Ex dividen pasar reguler & negosiasi: 26 November 2025
  • Cum dividen pasar tunai: 27 November 2025
  • Ex dividen pasar tunai: 28 November 2025
  • Recording date (DPS): 27 November 2025 pukul 16.00 WIB
  • Pembayaran dividen: 16 Desember 2025

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

16 mins ago

Dapat Restu Prabowo, Purbaya Mau Caplok dan Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More

3 hours ago

Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis

Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More

3 hours ago

Permudah Akses Investasi, KB Bank Syariah Hadirkan Deposito iB Online

Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More

4 hours ago

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240,1 Triliun di Kuartal I 2026

Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More

4 hours ago

Banggar DPR Tolak Pemangkasan Subsidi BBM di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More

4 hours ago