AAJI: Asuransi Jiwa Bayarkan Klaim dan Manfaat Rp121,08 Triliun
Jakarta–Industri asuransi jiwa pada kuartal keempat 2015, berhasil membukukan kinerja positif dari sisi pendapatan premi. Total pendapatan premi tercatat Rp128,66 triliun dibanding periode yang sama 2014 tercatat tumbuh 5,8%.
Total pendapatan premi tersebut terbesar berasal dari premi bisnis baru Rp70,42 triliun tumbuh 0,6% dibanding periode yang sama tahun 2014. Sedangkan total premi lanjutan tercatat Rp58,28 triliun, tumbuh 12,9% dari Rp51,59 triliun pada kuartal empat 2014.
Berdasarkan jenis produk, unit link masih menjadi kontributor terbesar terhadap total premi yaitu sebesar 56,2% dibandingkan 43,8% sumbangan produk tradisional.
Sementara dari sisi pendapatan, industri asuransi mengalami penurunan 20,9% dari Rp167,76 triliun menjadi Rp132,74 triliun. Ini disebabkan oleh anjloknya hasil investasi hingga -104,1% menjadi Rp1,66 triliun dari Rp40,83 triliun. Total asset pun terkoreksi 1% dari Rp364,02 triliun menjadi Rp360,35 triliun.
Ketua umum AAJI Hendrisman Rahim di Jakarta, Rabu, 23 Maret 2016, mengatakan industri asuransi jiwa tetap bertahan di tengah situasi ekonomi yang kurang kondusif.
“Terlihat dari pertumbuhan total premi lanjutan sebesar 12,9% dari periode yang sama tahun 2014. Hal ini sekaligus mengindikasikan peningkatan kepercayaan masyarakat dan nasabah akan pentingnya mempertahankan perlindungan jangka panjang yang diberikan asuransi jiwa, tercermin dari meningkatnya total premi lanjutan,” kata Hendrisman dalam Konferensi Pers Kinerja Industri Asuransi Jiwa Indonesia Kuartal IV tahun 2015. (*) Ria Martati
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More
Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More
Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More