Jakarta — Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Satgas Covid-19) mencatat jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari penyakit yang disebabkan oleh virus Corona (Covid-19) menjadi 244.060, atau bertambah 3.769 orang per Kamis (8/10/2020).
Berdasarkan laporan Satgas Covid-19, penambahan kasus sembuh tertinggi ada di wilayah provinsi DKI Jakarta, dengan jumlah sebanyak 1.044 orang. Bila ditotal pasien Covid-19 yang sembuh di Ibukota Indonesia ini sudah mencapai 68.260 orang.
Menyusul DKI Jakarta dengan penambahan jumlah kasus sembuh terbanyak berikutnya adalah Jawa Timur dan Jawa Barat, masing-masing bertambah 334 orang dan 325 orang. Kemudian ada Jawa Tengah dengan bertambah pasien sembuh untuk 270 kasus, Kalimantan Timur 238 kasus, dan Sumatra Utara 189 kasus.
Selain itu, masih ada beberapa provinsi lainnya yang mencatatkan kasus sembuh lebih dari 100 orang dan ada yang di bawah 100 orang.
Adapun penambahan kasus positif di Indonesia pada hari ini mencapai 4.850 orang atau menjadi rekor tertinggi harian. Dengan demikian, total kasus positif saat ini menembus angka 320.564 orang.
Sedangkan kasus meninggal akibat Covid-19 pada hari ini bertambah 108 orang sehingga totalnya menjadi 11.580 orang.
Sementara itu Satgas Covid-19 melaporka bahwa spesimen yang diperiksa pada hari ini ada sebanyak 43.389 spesimen. Demikian secara total sudah ada 3.639.108 spesimen yang diperiksa. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More