Perbankan

Total Kredit Berkelanjutan BCA Lampaui Rp239 Triliun per Semester I 2025

Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat penyaluran kredit ke sektor-sektor berkelanjutan naik 21,1 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), menyentuh Rp239,7 triliun per Juni 2025.

Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong mengatakan, pencapaian tersebut setara dengan 24,9 persen dari total portofolio pembiayaan BCA.

“Penyaluran kredit ke sektor-sektor berkelanjutan naik 21,1 persen YoY menyentuh Rp239,7 triliun per Juni 2025, setara 24,9 persen dari total portofolio pembiayaan,” kata Hendra dalam konferensi pers kinerja BCA semester I 2025, Rabu, 30 Juli 2025.

Baca juga: BCA Dukung Pemblokiran Rekening Dormant, Ini Penjelasan Lengkapnya

Hendra menyatakan, BCA berkomitmen menerapkan aspek ESG (Environmental, Social, and Governance), antara lain melalui penyaluran kredit kendaraan bermotor listrik sekitar Rp3,2 triliun per Juni 2025.

Sebagai informasi, total penyaluran kredit BCA hingga semester I 2025 mencapai Rp959 triliun atau tumbuh 12,9 persen YoY. 

Secara rinci, pertumbuhan kredit BCA ditopang oleh segmen korporasi yang naik 16,1 persen YoY menjadi Rp451,8 triliun.

Kredit komersial meningkat 12,6 persen YoY menjadi Rp143,6 triliun, dan kredit UKM tumbuh 11,1 persen hingga mencapai Rp127 triliun.

Baca juga: BCA Konsisten Targetkan Kredit Tumbuh hingga 8 Persen pada 2025

Sementara itu, kredit konsumer naik 7,6 persen YoY menjadi Rp226,4 triliun.

Komponen utamanya adalah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang tumbuh 8,4 persen menjadi Rp137,6 triliun, Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) naik 5,2 persen menjadi Rp65,4 triliun, dan outstanding pinjaman konsumer lainnya (sebagian besar kartu kredit) meningkat 9,4 persen YoY hingga Rp23,4 triliun. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Permata Bank Tebar Dividen Rp1,26 Triliun, Angkat Direktur Baru

Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More

6 hours ago

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

9 hours ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

10 hours ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

10 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

10 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

11 hours ago