Vaksinasi Massal Lansia DKI Jakarta Digelar Selama 4 Bulan

Vaksinasi Massal Lansia DKI Jakarta Digelar Selama 4 Bulan

Jakarta – Warga lansia di DKI Jakarta ditargetkan akan mendapatkan vaksinasi secara massal dalam 4 bulan ke depan. Kementerian Kesehatan melalui Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM (BPPSDM) Kesehatan diperkirakan akan memvaksinasi 1000 orang lansia per hari. Vaksinasi dilakukan di Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Jakarta.

“Target vaksinasi lansia tiap hari ditargetkan 1000. Ini (vaksinasi massal) dimulai hari Senin tanggal 1 Maret 2021. Hari ini hari kelima Insya Allah akan berlangsung sampai 4 bulan kedepan,” jelas Sekretaris Badan PPSDM Kesehatan Trisa Wahjuni Putri seperti dikutip di Jakarta, 7 Maret 2021

Dalam proses vaksinasi, BPPSDM Kesehatan menyiapkan fasilitas mini ICU bagi lansia yang tensinya tinggi. Tensi tinggi bisa jadi salah satu penyebab lansia gagal divaksinasi. Meskipun demikian, Trisa mengungkapkan, sejauh ini tidak banyak lansia yang gagal divaksinasi. Hanya kurang dari 5% lansia yang gagal vaksinasi karena tensi darah tinggi.

“Kita belum tahu tanda tekanan darah tinggi pada penerima vaksinasi kenapa. Makanya kalau ada yang tensinya tinggi kita tunda sebentar, istirahat 30 menit kemudian setelah itu ditensi lagi. Kalau memang sudah baik dilanjutkan prosedurnya ke vaksinasi,” ucap Trisa.

Pada vaksinasi massal tersebut, hadir pula beberapa tokoh senior tanah air yang berusia di atas 80 tahun. Salah satunya adalah ekonom senior dan mantan Menteri Lingkungan Hidup, Prof Emil Salim, MA, PhD yang berusia 90 tahun. Kemudian, hadir pula mantan Menteri Pertambangan dan Energi yang kini disebut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Prof. Dr. Soebroto, M.A yang berusia 93 tahun. Hadirnya tokoh-tokoh senior ini membuktikan vaksin Covid-19 aman bagi lansia. (*) Evan Yulian Philaret

Leave a Reply

Your email address will not be published.