RUPST Phapros Bagi Dividen Rp71,4 Miliar

RUPST Phapros Bagi Dividen Rp71,4 Miliar

Jakarta – PT Phapros Tbk (PEHA) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Dalam rapat tersebut, perseroan memutuskan untuk membagi dividen tunai senilai Rp71,4 miliar atau sebesar 70% dari laba bersih 2019, atau setara dengan Rp85,03 per saham.

Direktur Keuangan Phapros, Heru Marsono mengatakan, pada 2019 Phapros berhasil meningkatkan kinerja penjualan sebesar 8% menjadi Rp1,1 triliun, dengan perolehan laba bersih sebesar Rp102 miliar. Adapun sebesar 70% dari laba bersih tersebut ditetapkan sebagai dividen tunai.

Lebih lanjut dirinya menyebutkan, bahwa peningkatan penjualan anak usaha PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) ini didominasi oleh segmen obat generik berlogo (OGB) yang meningkat sebesar 8,5% secara year-on-year (yoy) menjadi Rp537,48 miliar.

Kemudian, disusul oleh produk obat resep dokter bermerek atau etikal yang naik sebesar 12% menjadi Rp289,88 miliar dan produk obat jual bebas atau over the counter (OTC) yang tumbuh sebesar 17% menjadi Rp212,57 miliar.

Sementara itu, total aset Phapros per 31 Desember 2019 tercatat Rp2,1 triliun atau lebih tinggi dibanding posisi per 31 Desember 2018 sebesar Rp1,87 triliun. Sedangkan, total liabilitas PEHA per akhir 2019 sebesar Rp1,28 triliun atau meningkat 18,51% (yoy).

Selain itu, pembagian dividen, RUPST juga menyepakati pemberhentian dengan hormat Fasli Jalal selaku Komisaris Independen dan Barokah Sri Utami selaku Direktur Utama. Rapat menyetujui pengangkatan Jajang Edi Priyatno sebagai Komisaris Independen dan Hadi Kardoko sebagai Direktur Utama.

Dengan demikian, berikut susunan manajemen Phapros yang baru:

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama: Verdi Budidarmo
  • Komisaris: Masrizal Achmad Syarief
  • Komisaris Independen: Jajang Edi Priyatno
  • Komisaris Independen: Zainal Abidin

Direksi

  • Direktur Utama: Hadi Kardoko
  • Direktur Keuangan: Heru Marsono
  • Direktur Pemasaran: Chairani Harahap
  • Direktur Produksi: Syamsul Huda

Leave a Reply

Your email address will not be published.