Pentingnya Membangun Skill SDM Menghadapi Era Kemajuan Teknologi

Pentingnya Membangun Skill SDM Menghadapi Era Kemajuan Teknologi

Jakarta – Head of Digital and Innovation Protiviti Marek Kosmowski menjelaskan betapa pentingnya “reskilling” di era kemajuan digital seperti saat ini. Baginya, reskilling atau membangun kembali skill baru ini harus dilakukan secara tepat agar skill yang sudah dibangun dapat berguna nantinya.

“Yang paling penting bagi Indonesia adalah melakukan pengembangan skill dan pengetahuan yang tepat dalam kemajuan teknologi ini. Karena biarbagaimana pun kemajuan teknologi lebih cepat ketimbang pengembangan SDM,” ujarnya, pada web seminar yang diselenggarakan Infobank bersama Vedapraxis, UiPath, dan Protiviti, dengan tema “Benefit of Robotic Process Automation for The Financial Service Industry in Indonesia”, Kamis, 3 Desember 2020.

Bahkan, ia mengungkapkan bahwa perkembangan teknologi ini sudah merembet masuk ke departemen sumber daya manusia (HRD). Para recruiter atau mereka yang bekerja di bagian human resource akan terbantu dengan kehadiran Robotic Process Automation (RPA) yang menghasilkan tenaga digital lebih banyak.

“Dampaknya bagi manusia adalah kita ingin berfokus pada kegiatan yang memiliki nilai tambah, dan ini akan membantu hal tersebut. Nantinya akan ada tenaga kerja AI, robot,” tambahnya.

Di samping itu, ia juga menegaskan bahwa upaya investasi untuk mengikuti latihan skill yang tepat dalam melakukan “reskilling” juga ditujukan untuk para pemimpin perusahaan. Para pemimpin perusahaan, menurutnya, juga harus melibatkan diri mereka ke dalam pengembangan diri berbasis digital era untuk melihat kemajuan perusahaan atau bisnisnya.

“Menggunakan RPA bukan hanya untuk menghemat biaya, tapi juga membantu clien kita agar memiliki hasil yang lebih cepat, dan membantu kita membuat laporan agar kita dapat lebih comply dengan peraturan yang ada. Dengan menggunakan RPA kita mematuhi aturan lebih taat lagi,” terangnya. (*) Steven Widjaja

Editor: Rezkiana Np

Leave a Reply

Your email address will not be published.