Pentingnya Inovasi Digital Dalam Menghadapi Pandemi

Pentingnya Inovasi Digital Dalam Menghadapi Pandemi

Jakarta – Pandemi Covid-19 berdampak signifikan pada perekonomian dunia, tak terkecuali Indonesia. Berdasarkan data Kemnaker, terdapat 1,63 Juta orang miskin baru per September 2019. Selain itu, jumlah pengangguran pun bertambah 1,76 Juta hingga Mei 2020. Tak hanya kemiskinan, ketimpangan sosial pun juga akan melebar karena pandemi ini.

Managing Director Development Policy and Partnerships World Bank Mari Elka Pangestu menjelaskan bahwa kunci dalam menangani pandemi adalah data dan tanda pengenal digital (Digital ID) yang terintegrasi dengan sistem pembayaran. Dengan memiliki data yang akurat, pemerintah dapat menyalurkan bantuan sosial dengan cepat dan tepat sasaran.

“Ini adalah saatnya untuk memikirkan kembali alur bantuan sosial kita. Tak hanya bantuan sosial, data dan digital ID yang akurat juga akan membantu dalam pelayanan bantuan kesehatan dan ekonomi yang sangat di butuhkan saat ini,” ujar Mari Elka via livestreaming di Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2020.

Mantan Menteri Perdagangan ini menilai bahwa Indonesia sudah memiliki modal jangkauan data masyarakat yang luas. Meskipun begitu,  permasalahan muncul pada keaslian data dan cakupan penggunaan data itu sendiri. Untuk itu, ia optimis Indonesia dapat terus mengembangkan sistem pendataan digitalnya sehingga akan mencakup lebih banyak masyarakat.

“Saya percaya peran digital technology sangat penting untuk menciptakan inovasi-inovasi kebijakan yang akan mencegah bertambahnya jumlah kemiskinan dan ketimpangan sosial. Intinya, kita perlu mengembangkan digital ID yang bisa tersambung dengan sistem pembayaran dengan data yeng terpercaya dan bisa digunakan di berbagai situasi,” ucapnya. (*) Evan Yulian Philaret

Leave a Reply

Your email address will not be published.