Juli 2017, Nilai Transaksi e-Money Capai Rp1,14 Triliun

Juli 2017, Nilai Transaksi e-Money Capai Rp1,14 Triliun

Jakarta–Jumlah uang elektronik (e-money) yang beredar terus mengalami peningkatan baik dari sisi nominal maupun volume transaksi juga mengalami peningkatan. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat untuk transaksi secara nontunai mulai menunjukkan tren positif.

Berdasarkan data Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) yang dirilis Bank Indonesia (BI) menyebutkan, pada akhir 2016 jumlah uang elektronik yang beredar mencapai 51,2 juta kartu atau meningkat bila dibandingkan dengan akhir tahun sebelumnya yang tercatat hanya 34,3 juta kartu.

Kemudian sejak awal 2017 sampai dengan Juli 2017 jumlah uang elektronik yang beredar juga terus mengalami peningkatan. Pada awal tahun ini, jumlah uang elektronik yang beredar tercatat 52,7 juta kartu dan terus meningkat hingga akhir Juli 2017 menjadi 69,4 juta kartu, dan diperkirakan akan terus meningkat.

Baca juga: 6 Alasan e-Money Lebih Aman Dibanding Uang Tunai

Sementara dari sisi total transaksi uang elektronik juga mengalami tren positif. Per Juli 2017 nilai transaksi uang elektronik mencapai Rp1,14 triliun atau terus meningkat bila dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya. Di mana pada Januari 2017 nilai transaksi uang elektronik hanya sebesar Rp665,7 miliar.

Sedangkan dari sisi volume transaksi uang elektronik juga menunjukkan peningkatan yang signifikan. Tercatat pada Juli 2017 volume transaksi uang elektronik mencapai 68,6 juta transaksi meningkat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Pada Januari 2017 volume transaksi uang elektronik hanya 58,4 juta transaksi.

Sejauh ini, BI terus mendorong masyarakat untuk bisa bertransaksi secara nontunai. BI juga sudah mencangkan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang sudah diterapkan dalam beberapa tahun terakhir. Diharapkan kesadaran masyarakat akan transaksi nontunai terus mengalami peningkatan. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Leave a Reply

Your email address will not be published.