IDI: Vaksinasi Mengurangi Jumlah Nakes yang Gugur

IDI: Vaksinasi Mengurangi Jumlah Nakes yang Gugur

Jakarta – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih menyambut baik program vaksinasi nasional di Indonesia yang dimulai pada hari ini (13/1) bertempat di Istana Kepresidenan Jakarta.

Dirinya mengatakan bahwa program vaksinasi untuk membentuk kekebalan tubuh dari covid-19 di Masyarakat. Tak hanya itu, diharapkan vaksinasi juga akan mengurangi jumlah tenaga kesehatan (Nakes) yang gugur akibat Pandemi Covid-19. Dimana sebelumnya IDI mencatat terdapat 504 Nakes di Indonesia yang telah gugur akibat pandemi covid-19

“Khusus dokter dan tenaga kesehatan kalau kekebalan terbentuk dan terhindar dari Covid-19, akan mengurangi gugurnya dokter dan tenaga kesehatan yang angkanya sudah tinggi,” kata Daeng melalui video conference dari Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu 13 Januari 2021.

Dirinya juga kembali memastikan bahwa vaksin Sinovac telah melalui prosedur penelitian ilmiah di Indonesia serta telah memiliki izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Vaksin Sinovac juga telah mengantongi fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Kesimpulan akhir sudah didapat bahwa vaksin ini dinyatakan aman, dinyatakan berkhasiat, efektif dan juga dinyatakan suci dan halal,” tambah Daeng.

Berdasarkan pantauan Infobank, beberapa orang yang menjalani vaksinasi perdana pagi tadi di Istana Kepresidenan ialah Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) sekaligus perwakilan Muhammadiyah Amirsyah Tambunan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis hingga artis Raffi Ahmad. (*)

Editor: Rezkiana Np

Leave a Reply

Your email address will not be published.