Harga CPO Menuju 2,785 ringgit per ton

Harga CPO Menuju 2,785 ringgit per ton

Jakarta – Harga CPO bergerak turun pada awal sesi perdagangan hari ini, disebabkan buruknya performa minyak kedelai pada Dalian Commodity Exchange.

Tingginya pasokan kedelai di China usai impor besar-besaran tahun ini menjadi penyebab di balik penurunan harga minyak kedelai, dengan 93.5 juta ton kacang kedelai diimpor pada tahun 2016/2017 yang berakhir bulan September.

Data terkini yang dirilis hari ini dari Intertek Testing Services menunjukkan ekspor produk CPO Malaysia pada periode 1-20 Oktober naik sebesar 11.6% menjadi 951,339 ton, dari 852,206 ton pada periode yang sama sebulan lalu.

Kini investor akan menantikan rilis data ekspor CPO Malaysia dari Societe Generalle Surveillance.

Baca juga : Outlook Produksi Naik CPO Berpotensi Melemah

Riset Analyst Monex Investindo Futures, Jumat, 20 Oktober 2017, menyebutkan, secara teknikal, harga CPO masih berpotensi bergerak bullish menuju level resisten 2,785 ringgit per ton, terutama jika harga dapat bertahan di atas level 2,700.

Sementara penembusan ke bawah level support 2,700 akan melanjutkan pergerakan turun menuju level 2,650. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.