Yogyakarta — Aplikasi Jogjakita yang relaunch pada tanggal 15 Desember 2020 telah diunduh hampir 10.000 pengguna dan telah bermitra dengan lebih dari 500 mitra pengemudi ojek motor di seluruh DI Yogyakarta. Adapun di gerai Alfamart yang berlokasi di Gambiran, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, telah dilakukan simulasi top-up saldo aplikasi Jogjakita.
Dengan telah dilakukannya simulasi ini maka akan memudahkan bagi pengguna dan mitra pengemudi dalam melakukan top up saldo. Sebelumnya top-up saldo hanya dapat dilakukan di jaringan perbankan, diantaranya Bank BPD DIY, BNI, Mandiri, BRI, BCA, dan Bank Permata.
Aplikasi Jogjakita sendiri menggunakan uang eletronik Speedcash yang telah memperoleh izin dari Bank Indonesia. “Pengguna dan mitra pengemudi pada saat melakukan top-up saldo tinggal datang ke gerai Alfamart di seluruh Indonesia lalu menyampaikan ke kasir, no telepom genggam yang telah terdaftar maka secara otomatis saldo akan bertambah,” ucap Sigma Mahaputra, Manager Pemasaran Jogjakita di sela sela kegiatan simulasi di Yogyakarta, Senin (25/1/2021).
Salah satu perbedaan Jogjakita dengan operator transportasi digital lainnya adalah mitra pengemudinya harus memiliki KTP dan SIM Yogyakarta dan kendaraan yang digunakan ber plat AB. Program promosi yang saat ini sedang dijalankan adalah #mangewu atau biaya nya cukup Rp 5000,- saja. (*)
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More